Kemenpera bantah, uang yang dicuri gaji karyawan

Rabu, 20 Februari 2013 - 01:27 WIB
Kemenpera bantah, uang...
Kemenpera bantah, uang yang dicuri gaji karyawan
A A A
Sindonews.com - Juru bicara Kemenpera (Kementerian Perumahan Rakyat), Agus Margianto mengklarifikasi, peristiwa pencurian brankas berisi amplop sebesar Rp208 juta di ruang bagian keuangan lantai 4 kantornya, bukanlah uang untuk gaji karyawan.

Agus menegaskan, amplop berisi uang ratusan juta rupiah yang raib dibawa kabur pencuri itu bukanlah uang gaji pegawai. Melainkan uang yang akan digunakan untuk honor kegiatan, dan keperluan administrasi kantornya.

Uang gaji pegawai atau pihak ketiga, dibayarkan melalui transfer bank dengan menggunakan sistem online.

"Jadi uang yang hilang itu bukan gaji pegawai. Jumlahnya Rp208 juta sekian, saya lupa pastinya.," katanya, Selasa (19/02/2013).

Ia mengutarakan, gedung bagian keuangan yang menjadi sasaran pencuri kondisinya memang sepi, karena letaknya berada di posisi paling belakang. Pelaku diduga kuat masuk dengan cara melompati tembok dan membobol pintu belakang.

"Pelakunya juga kayanya engga langsung ke bagian keuangan, tapi ruangan lain dulu. Sebab, ruangan lainnya juga berkondisi acak-acakan," terangnya.

Pelaku, sambung Agus, kemungkinan baru menuju ke lantai atas bagian keuangan, setelah melihat adanya brankas. Sayangnya, saat kejadian, kamera CCTV di lantai tersebut sedang berkondisi mati, sehingga aksi pelaku tidak diketahui.

Peristiwa pencurian ini sudah dilaporkan pihaknya ke kepolisian.

"Kalau saya duga, pelaku sudah tahu kapan gedung sepi soalnya uang hilang pada pagi hari," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Brankas yang terletak di ruangan Bagian Keuangan, yang terletak di lantai 4, Jalan Raden Patah 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dirusak kawanan pencuri dan uang Rp Rp208.603.000 di dalam amplop, digasak kawanan pelaku.

Hingga saat ini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan Polres Jakarta Selatan. Petugas juga, masih melakukan pemeriksaan terhadap keamanan dan pegawai di kantor pemerintahan tersebut.
(stb)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved