MUI: Pemkot Samarinda tak serius berantas bakso babi

Kamis, 14 Februari 2013 - 14:21 WIB
MUI: Pemkot Samarinda...
MUI: Pemkot Samarinda tak serius berantas bakso babi
A A A
Sindonews.com - Terkuaknya penggunaan daging babi di Samarinda oleh Lembaga Pengawasan Pengkajian Obat dan Makanan (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim rupanya belum direspon oleh Pemkot Samarinda.

Padahal saat memberikan laporan temuan tersebut, Pemkot Samarinda berjanji untuk melakukan pembinaan dan sanksi bagi pedagang bakso yang sengaja mencemari dagangannya dengan daging babi.

Direktur LPPOM MUI Kaltim Sumarsongko menyatakan pihaknya sempat melakukan pertemuan dengan Pemkot Samarinda. Saat itu, Pemkot Samarinda mengaku siap memberi pembinaan kepada para pedagang bakso nakal tersebut.

“Nah, pembinaan itu menjadi janji Pemkot. Tapi sampai sekarang tidak lagi ada kabar tindak lanjutnya, seolah hanya menguap begitu saja. Kan pembinaan itu bisa jadi pelajaran buat mereka,” kata Sumarsongko, Kamis (14/2/2013).

Dia menambahkan, pembinaan yang diberikan kepada para pedagang bakso nakal tersebut bisa dimulai dari pembinaan moral. Pembinaan moral ini untuk membangun kesadaran umat Islam wajib mengonsumsi hanya makanan halal harus.

Jika kesadaran ini tumbuh, tentu saja para pedagang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kehalalan dagangannya. Setelah membangun kesadaran para pedagang, MUI juga berharap pemerintah memfasilitasi pemisahan penjualan daging halal dengan daging haram. Pemerintah diminta memisahkan lokasi pasar penjualan daging, berikut penggilingannya.

“Pasar yang menjual daging tidak halal berikut penggilingannya itu harus dipisah. Misalnya, khusus di Pasar Subuh saja yang boleh jual daging tidak halal,” tambahnya.

MUI berharap, belasan lokasi penggilingan daging yang terdapat di Samarinda dilengkapi dengan sertifikat halal. Saat ini, tak satupun lokasi penggilingan di Kota Tepian yang mengantongi sertifikat halal tersebut.

“Tidak ada yang bersertifikat halal. Kalau mau mengajukan, pasti kita audit betul-betul secara independen. Kehalalan di penggilingan daging ini sangat penting. Karena hampir semua orang senang makan bakso,” katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
43 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved