Kabupaten Pangandaran diresmikan Maret

Minggu, 10 Februari 2013 - 01:30 WIB
Kabupaten Pangandaran...
Kabupaten Pangandaran diresmikan Maret
A A A
Sindonews.com – Kabupaten baru yakni Pangandaran segera diresmikan. Saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Ciamis, Jawa Barat sudah menyiapkan staf Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan berdinas di kabupaten baru itu.

Sedikitnya 475 PNS disiapkan untuk menduduki jabatan struktural di Daerah Otonom Baru (DOB) Pangandaran itu. Dalam waktu dekat, di daerah tersebut juga segera dilakukan peresmian dan pelantikan Pejabat Bupati Pangandaran.

Kepala Bagian Organisasi Pemda Ciamis Dede Suparman menjelaskan, sudah dipastikan setelah Kabupaten Pangandaran terbentuk untuk tahap awal saat dilantik pejabat Bupati Pangandaran, sediktitnya harus sudah disiapkan ada 10 dinas dua asisten, dua badan, dan dua kantor.

“Untuk mengisi jabatan di 10 dinas itu, sudah disiapkan 475 PNS. Terdiri dari eselon II hingga IV. Untuk saat ini, jabatan struktural DOB Pangandaran tanpa staf ahli Bupati,” terang Dede, Sabtu (9/2/2013).

Dede menjelaskan, dari 475 PNS yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan struktural, sebanyak 336 diantrannya sudah ada di wilayah Pangandaran, kekuranganyan sekitar 139 diambil dari Kabupaten Induk yaitu pejabat dari Kabupaten Ciamis.

“Akibat terbentuknya dinas dan terambilnya jabatan struktural untuk wilayah Pangandaran, secara otomatis mempengaruhi komposisi SKPD dan jabatan di kabupaten Induk Ciamis,” terang Dede.

Setelah dilakukan koreksi nanti, diperkirakan jumlah SKPD di Kabupaten Induk Ciamis diperkirakan hanya tinggal tersisa 12 dinas, tujuh badan, tiga kantor, tiga asisten dan satu setwan.

“Salah satu dinas yang akan terkoreksi yaitu Dinas Kelautan, sementra bidang perikanannya akan bersatu ke dinas satu rumpun antra Dinas Pertanian atau Peternakan. Dinas lainya, Budpar juga berkemungkinan terkoreksi, untuk bidang ekonomi kreatif akan diambil ke dinas satu rumpun,” beber Dede.

Badan atau kantor lain yang akan ikut terkoreksi, lanjut Dede, BP4K dan Ketahanan Pangan juga akan ikut terkena dampak. Sementara Dinkes, Disdik akan melakukan penyesuaian mengingat akan dilakukan pengabungan kembali bidang kebudayaan di Disdik.

“Untuk Pangandaran ada beberapa dinas untuk sementara masih digabung, seperti Perhubungan dengan Pariwisata, karena perhubungannya masih kecil,” terang Dede.
(lns)
Berita Terkait
Bupati Yaatulo Bicara...
Bupati Yaatulo Bicara Potensi Kabupaten Nias Jadi Provinsi Kepulauan
Pemekaran Papua Bentuk...
Pemekaran Papua Bentuk Keseriusan Pemerintah Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sulut: Pemekaran...
Gubernur Sulut: Pemekaran Bukan untuk Memisahkan Wilayah, tapi Mendekatkan Pelayanan Publik
DPR Sahkan Usulan 3...
DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi
Waketum PKN Dukung Pemekaran...
Waketum PKN Dukung Pemekaran Provinsi Maluku
Usai Penetapan 3 Provinsi...
Usai Penetapan 3 Provinsi Baru, Papua Aman dan Kondusif
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved