Jokowi setuju sopir bajaj mandiri di koperasi

Kamis, 07 Februari 2013 - 13:00 WIB
Jokowi setuju sopir...
Jokowi setuju sopir bajaj mandiri di koperasi
A A A
Sindonews.com - Terkatung-katungnya peremajaan bajaj di ibu kota, diduga karena adanya permainan di dalam pelelangan bajaj. Ahasil, para sopir bajaj tersingkir dalam peta ekonomi warga Jakarta. Padahal, sekira 2.000 orang menggantungkan hidupnya dari alat transportasi ini.

Sejak 1997 lalu, para sopir bajaj terus menunggu aturan kendaraan ramah lingkungan yang mewajibkan bajaj mengalihkan bahan bakarnya dari minyak ke gas. Namun hingga kini, aturan tersebut masih tak jelas nasibnya, sama dengan nasib para sopir bajaj yang terkatung-katung.

Atas dasar kesadaran itu, puluhan sopir dan pemilik bajaj yang bergabung dalam Serikat Pengemudi Angkutan Bermotor Seluruh Indonesia (SPABSI) mendatangi gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ikut prihatin dan memperjuangkan nasib mereka.

"Saya senang mereka meminta untuk mengurus sendiri bajaj mereka dalam wadah koperasi, ini bagus," ujar Jokowi usai menemui para sopir dan pemilik bajaj di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/1/2013).

Ditambahkan dia, langkah para sopir bajaj yang coba mandiri itu, dilatar belakangi oleh dugaan adanya monopoli usaha bajaj di ibu kota. Hal itu tampak pada adanya satu PT yang mengelola bajaj, dan ada indikasi kuat soal monopoli.

Sementara itu, Jack Sofyan, Koordinator Aksi Sopir Bajaj mengatakan, hingga kini aturan lelang tersebut masih belum jelas. Bahkan, cenderung tidak transparan dan tertutup. Hal ini makin menimbulkan kesan ada monopoli dagang di balik aturan tersebut.

"Kami meminta kejelasan soal pelelangan bajaj dari BBM ke BBG agar dilakukan dengan transparan dan terbuka kepada masyarakat. Kami juga meminta agar tidak ada monopoli satu perusahaan terhadap bajaj yang membuat banyak pemilik bajaj merugi," terang Jack.
(san)
Berita Terkait
Dihadiri Eros Djarot,...
Dihadiri Eros Djarot, Ribuan Mahasiswa Jatim Tolak Politik Dinasti
PMII Desak Tata Kelola...
PMII Desak Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Babel
Bubarkan Unjuk Rasa,...
Bubarkan Unjuk Rasa, Taliban Pukuli Demonstran Wanita di Kabul
Protes Memanas di Iran,...
Protes Memanas di Iran, Pemerintahan Khamenei Kewalahan Hadapi Gejolak
Pemerintahan Lebanon...
Pemerintahan Lebanon Bubar di Tengah Kemarahan Publik
Taliban Umbar Tembakan...
Taliban Umbar Tembakan Peringatan saat Unjuk Rasa di Kabul
Berita Terkini
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
8 menit yang lalu
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
13 menit yang lalu
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
36 menit yang lalu
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
1 jam yang lalu
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
1 jam yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved