Rekannya disidang, ratusan petani datangi PN Garut

Rabu, 06 Februari 2013 - 16:17 WIB
Rekannya disidang, ratusan...
Rekannya disidang, ratusan petani datangi PN Garut
A A A
Sindonews.com – Ratusan petani mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Garut. Aksi ini merupakan solidaritas terhadap tiga rekannya yang disidangkan atas tuduhan melakukan pengrusakan lahan di kawasan PTPN Dayeuh Manggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Massa petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) wilayah Cilawu ini datang ke pengadilan dengan menggunakan truk, mobil pick up, dan sepeda motor.

“Hakim itu wakil Tuhan. Kami berharap ada keadilan yang sesuai dengan hukum dan tidak berpihak pada siapapun,” kata koordinator petani, Agustiana di PN Garut, Rabu (6/2/2013).

Dia mengungkapkan, persoalan yang menyeret tiga rekan mereka ini berasal dari sengketa lahan milik negara yang masih diakui oleh pihak perkebunan Dayeuh Manggung. Seharusnya, pihak PTPN Dayeuh Manggung mengembalikan lagi lahan di perkebunan tersebut kepada negara.

“Akan tetapi ini malah tetap dimiliki meski hak guna usahanya (HGU) habis. Para petani yang sedang menggarap kemudian ditangkapi oleh polisi dengan tuduhan merusak lahan. Logikanya kalau izin HGU-nya sudah habis, berarti kembali lagi ke negara, dan rakyat yang berhak mengelolanya," ucapnya.

Massa pun menuntut agar pihak PN dapat membebaskan tiga rekan mereka sebagai bukti dari keberpihakan hukum kepada masyarakat kecil.

Seorang petani asal Kecamatan Cilawu, Zezen Zainal (48) mengaku keberadaan PTPN Dayeuh Manggung sangat meresahkan warga. Pasalnya, kata dia, pihak perkebunan sering kali meneror warga.

“Intinya kami tidak boleh menggarap di lahan itu. Padahal, seiring dengan habisnya HGU, saat ini lahan itu milik negara, bukan milik mereka lagi,” tukasnya.

Sementara itu agenda sidang lanjutan tiga terdakwa petani itu menghadirkan saksi ahli tentang pertanahan. Ketiga terdakwa dijerat pasal 170 dan 406 tentang perusakan terhadap barang. Sidang sendiri dipimpin oleh Hakim Ketua Arumningsih dengan Jaksa Penuntut Umum, Belly.
(ysw)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
5 menit yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
2 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
4 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
4 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
5 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved