Massa buruh mulai berdatangan ke DPR
Rabu, 06 Februari 2013 - 15:33 WIB
Massa buruh mulai berdatangan ke DPR
A
A
A
Sindonews.com - Usai menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, dan Balai Kota DKI Jakarta, massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mulai berdatangan ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta.
"Massa yang melakukan aksi unras di kantor balai kota sudah membubarkan diri dan bergerak ke gedung DPR/MPR, lalin padat. Pengunjuk rasa mulai berdatangan di depan gedung DPR/MPR," ujar petugas TMC Polda Metro Jaya, dalam akun twitternya, Rabu (6/2/2013).
Sementara itu, pengurus DPP FSPMI Nurdin mengatakan, di Balai Kota DKI, massa buruh sempat mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan menyampaikan tuntutannya secara langsung.
Usai bertemu Jokowi, perwakilan buruh kembali masuk ke dalam barisan menuju Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sana, massa buruh coba bertemu dengan Menteri BUMN Dalan Iskan.
Setelah itu, mereka bergerak ke gedung DPR/MPR, sebagai titik terakhir aksi mereka hari ini. Dalam aksinya kali ini, massa buruh menyuarakan suara
"Kami minta Presiden turun tangan agar tak ada perusahaan yang melakukan penangguhan pembayaran UMK dan UMSK 2013. Kami juga menentang keras adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Karena pengusaha malah memfokuskan uangnya untuk bayar listrik, bukan untuk menaikan upah kami," terangnya.
"Massa yang melakukan aksi unras di kantor balai kota sudah membubarkan diri dan bergerak ke gedung DPR/MPR, lalin padat. Pengunjuk rasa mulai berdatangan di depan gedung DPR/MPR," ujar petugas TMC Polda Metro Jaya, dalam akun twitternya, Rabu (6/2/2013).
Sementara itu, pengurus DPP FSPMI Nurdin mengatakan, di Balai Kota DKI, massa buruh sempat mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan menyampaikan tuntutannya secara langsung.
Usai bertemu Jokowi, perwakilan buruh kembali masuk ke dalam barisan menuju Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sana, massa buruh coba bertemu dengan Menteri BUMN Dalan Iskan.
Setelah itu, mereka bergerak ke gedung DPR/MPR, sebagai titik terakhir aksi mereka hari ini. Dalam aksinya kali ini, massa buruh menyuarakan suara
"Kami minta Presiden turun tangan agar tak ada perusahaan yang melakukan penangguhan pembayaran UMK dan UMSK 2013. Kami juga menentang keras adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Karena pengusaha malah memfokuskan uangnya untuk bayar listrik, bukan untuk menaikan upah kami," terangnya.
(san)