Kasus Maharani, angkat fenomena ayam kampus

Rabu, 06 Februari 2013 - 14:16 WIB
Kasus Maharani, angkat...
Kasus Maharani, angkat fenomena ayam kampus
A A A
Sindonews.com - Ramainya pemberitaan terkait istilah 'ayam kampus' yang berkonotasi negatif bagi mahasiswi yang menjajakan diri ke lelaki hidung belang, dinilai sebagai pergeseran nilai dalam dunia pendidikan. Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Sosial dan Kajian Budaya Universitas Indonesa (UI) Devie Rahmawati.

Menurutnya, permasalahan ayam kampus yang terjadi pada kasus Maharani Suciono, tidak usah dibawa ke ranah politik. Hal itu, terjadi karena adanya pergeseran nilai dalam dunia pendidikan.

"Sebenarnya ini satu tanda terjadi peningkatan angka AIDS karena peningkatan hubungan seks. Banyaknya seks bebas, apalagi jika ada nilai tambah ekonomi, seks bebas itu di tengah krisis ekonomi menambah di dunia," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (6/2/2013).

Devie menyebutkan, pergeseran nilai tersebut dijadikan alternatif pekerjaan sampingan oleh para mahasiswi. Dia menilai, kondisi tersebut semakin memprihatinkan, dimana dilakukan oleh generasi muda diusia produktif.

"Harus serius penanganannya, karena ada kebutuhan yang besar dari mereka," ungkapnya.

Sementara itu, mahasiswa Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Hana mengatakan, ayam kampus memang cenderung bergaya hidup bebas. Apa yang dilakukan mereka, mencoreng predikat mahasiswa.

"Biasanya mereka yang tinggal di kos-kosan, atau kawasan Jakarta yang cenderung bebas. Soalnya, sebagai mahasiswa masih banyak hal kreatif dan positif yang bisa dikerjakan. Bahkan, dengan berkarir sesuai bakat bisa tercapai diusia muda. Menjadi wanita penghibur tidak bisa dijadikan profesi, karena ini prilaku menyimpang," paparnya.

Menurut Hana, banyak faktor yang menyebabkannya mulai dari pergaulan sampai gaya hidup. "Memang di kampus Islam ada isu ayam kampus, cuma itu enggak ada. Mereka yang menjadi ayam kampus saat ketahuan ya buat malu semua orang. Memang mereka punya tanda dan ciri khas, cuma tidak bisa dijadikan patokan," ujarnya.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Usai Libur Panjang,...
Usai Libur Panjang, Arus Kendaraan Masuk Jabotabek Diperkirakan Naik Mulai Hari Ini dan Besok
18 menit yang lalu
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
1 jam yang lalu
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
1 jam yang lalu
Ledakan Bom Diduga Sisa...
Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Numfor, 5 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
2 jam yang lalu
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved