Banjir di Mura rendam 6.893 rumah

Selasa, 05 Februari 2013 - 16:36 WIB
Banjir di Mura rendam...
Banjir di Mura rendam 6.893 rumah
A A A
Sindonews.com - Banjir besar melanda Kabupaten Musi Rawas yang membuat 18 desa dan dua kelurahan di enam kecamatan terendam banjir. Banjir juga menyebabkan 6.893 rumah warga terendam.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Mura, Susilawati Burlian melalui Kepala Bidang Organisasi dan Bantuan Sosial, Azwar didampingi Kasi Bencana Evan Saipani menuturkan, banjir terjadi di Kecamatan Rawas Ilir menimpa delapan desa yakni, Desa Mandi Angin, Batu Kucing, Tanjung Raja, Blani, Pauh 1, Pauh Translok dan Desa Bingin Teluk 1.

Kecamatan Muara Lakitan , Desa Prabu Mulih 2, Semeteh, Anyar, Semangus dan desa Peningan. Kecamatan Muara Kelingi yaitu Desa Bingin Jungut, Pulau Panggung, Binjai, dan Kelurahan Muara Kelingi. Seterusnya Kecamatan Megang Sakti , Desa Muara Megang.

Pemkab Mura dengan sigap dan tanggap memberikan bantuan dan sudah menyerahkan bantuan beras melalui Dinsos kepada korban banjir dibeberapa desa. Diantaranya kepada satu kecamatan yakni di Desa Muara Kelingi dan Desa Bingin Jungut sebanyak 1,5 ton beras.

"Kami harapkan pihak desa segera proaktif memberikan data korban banjir karena bantuan yang diberikan sesuai data yang diajukan pihak desa. Hal itu sesuai dengan aturan yang ada," jelasnya.

Selain itu, sebelum banjir terjadi Dinsos telah berkoordinasi dengan kecamatan untuk membentuk posko bencana di lokasi rawan banjir. Sehingga ketika banjir menyerang posko tersebut sudah efektif memberikan bantuan dengan petugas Tagana siap selama 24 jam di lokasi.

Terpisah Bupati Mura, H Ridwan Mukti mengakui memang dibeberapa daerah diwilayahnya rawan bencana banjir. Banjir tahunan ini disebabkan oleh meluapnya sungai Musi dan Sungai Rawas.

Menurut Ridwan, Pemkab melalui Dinas Sosial langsung melakukan upaya tanggap darurat dengan berkoordinasi pemerintah kecamatan membuka posko bencana banjir. Hal ini untuk mempercepat pemberian bantuan kepada korban banjir.

"Saya sudah instruksikan instansi terkait segera berkoordinasi untuk memberikan langkah tercepat untuk membuka jalan jika terjadi bencana alam," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
35 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved