Jual ganja di rumah, Nurlela susul suami ke penjara

Selasa, 29 Januari 2013 - 16:14 WIB
Jual ganja di rumah,...
Jual ganja di rumah, Nurlela susul suami ke penjara
A A A
Sindonews.com - Dengan dalih mengaku tidak ada yang memberi nafkah, Nurlela binti Mat Hasan (33), warga Kampung II, Desa Sukadamai, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terpaksa menyusul suaminya Sainuddin yang divonis 8 tahun penjara atas kasus kepemilikan daun ganja kering.

Nurlela digelandang ke Mapolres OKI lantaran kedapatan memiliki satu paket besar ganja kering senilai Rp500 ribu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan ibu tiga anak ini terjadi Senin 28 Januari 2013, malam sekira pukul 22.30 WIB. Penangkapan tersebutbermula dari laporan masyarakat yang resah atas aktivitas tersangka yang kerap menjual ganja kering di rumahnya di Kampung II, Desa Sukadamai.

Mendapat laporan tersebut, Kasatres Narkoba Polres OKI AKP Rudiansyah kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan penggerebekan di kediaman tersangka.

Malam itu, polisi yang menggeledah kediaman tersangka menemukan satu paket besar ganja kering yang terbungkus koran disimpan di ventilasi jendela kamar tersangka, sehingga tersangka Nurlela tidak dapat berkelit lagi ketika polisi menggelandangnya ke Mapolres OKI guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Narkoba, AKP Rudiansyah didampingi Kasubag Humas AKP A Halim, membenarkan adanya penangkapan tersangka Nurlela yang kerap menjadi menjajakan barang haram jenis ganja tersebut. Pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu paket besar ganja kering senilai Rp500 ribu.

“Sesuai laporan masyarakat, tersangka Nurlela ini menjadi penjual ganja kering. Bisnis ganja ini diduga meneruskan bisnis haram suaminya yang tahun 2011 lalu pernah kita tangkap dan sekarang masih menjalani hukuman 8 tahun penjara di LP Tanjung Raja,” ujar Halim, Selasa (29/1/2013).

Sementara itu, tersangka Nurlela ketika ditemui koran ini membantah jika barang haram tersebut adalah miliknya. Tersangka mengaku dirinya telah dijebak, sebab dirinya selama ini tidak pernah menjual ganja seperti yang dituduhkan tersebut.

“Kalau suami saya dulu memang jual Ganja, tapi saya tidak. Saya dijebak orang yang membenci saya, selama ini untuk menghidupi ketiga anak, saya berjualan sayur dan telur puyuh di pasar kalangan. Uangnya lumayan untuk membiayai hidup anak-anak,” tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
4 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
5 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
7 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
8 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
9 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
9 jam yang lalu
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved