Kasus pengeroyokan Ketua DPRD diambil alih Polda

Minggu, 27 Januari 2013 - 05:30 WIB
Kasus pengeroyokan Ketua...
Kasus pengeroyokan Ketua DPRD diambil alih Polda
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar mengambil alih proses penyidikan kasus pengeroyokan yang melibatkan mantan ketua DPRD Bulukumba Andi Muttamar Matottorang dan dua rekannnya yakni Andi Rey, dan Andi Baso.

Kebijakan Polda mengambil alih kasus penganiayaan terhadap rombongan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, setelah digelar perkara yang berlangsung di aula Mapolres Bulukumba. Gelar perkara ini dipimpin langsung Kapolda Sulsel Irjen Polisi Mudji Waluyo.

Staf Ahli Polda Prof Aswanto mengungkapkan, keputusan Polda mengambil alih kasus tersebut, bukan berarti karena Polres Bulukumba tidak mampu menyelesaikanya. Hanya saja, ini demi pada penegakan hukum semata dan bagian dari bentuk keseriusan pihak kepolisian mengusut setiap kasus.

“Jadi, berdasarkan hasil rapat kapolda dengan Polres Bulukumba sepakat kasus ini dialihkan ke Polda. Sekarang kasus ini masih dalam tahap perlengkapan berkas sebelum resmi dikirim,” ucap Aswanto, didampingi Kapolda Irjen Mudji Waluyo, Prof Said Karim dan Kapolres Bulukumba AKBP Ja’far Sodiq, Sabtu 26 Januari 2013.

Aswanto menambahkan, kasus pengeroyokan tersebut murni tindakan kriminal, tidak ada hubungan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel, baru-baru ini. Mereka akan dikenakan pasal 170, 351 dan pasal 406 tentang penganiayaan. “Ancaman hukumnya diatas lima tahun,” katanya.

Selain itu, kata dia, penetapan Muttamar bersama dua rekanya sebagai tersangka karena dengan perbuatanya tersebut dianggap sudah memenuhi syarat. Ini berdasarkan hasil temuan pemeriksaan polisi terhadap tujuh saksi lainya termasuk tersangka.

“Tiga tersangka itu harus segera ditahan,” tutur dia.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Polisi Endi Sutendi menegaskan, Polda mengambil alih langsung kasus tersebut agar Polres Bulukumba lebih fokus pada pengamanan Pilkada saja.

“Pak Kapolda ke sini hanya gelar perkara kasus Muttamar. Ini bentuk keseriusan untuk mengusut setiap masalah,” ungkapnya.

Kapolres Bulukumba AKBP Ja’far Sodiq mengaku, pihaknya akan tetap mengawal kasus pengeroyokan tersebut, meski sebenarnya sudah diambil alih langsung oleh Polda Sulselbar, khususnya dalam perlengkapan berkas yang masih dibutuhkan nantinya.

“Diambil alih karena kita diintruksikan agar fokus pengamanan,” ujar dia.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved