Butuh Rp55 M perbaiki jalan rusak di Jakarta

Kamis, 24 Januari 2013 - 14:53 WIB
Butuh Rp55 M perbaiki...
Butuh Rp55 M perbaiki jalan rusak di Jakarta
A A A
Sindonews.com - Banjir besar yang melanda kawasan Jakarta, mengakibatkan sejumlah jalan di ibu kota rusak. Untuk menangani perbaikan jalan pada masa tanggap darurat banjir, dibutuhkan dana sekira Rp55 miliar.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto menuturkan, dana sebesar Rp55 miliar itu, diperlukan untuk penanganan berupa penutupan lubang, pelapisan setempat (overlay), pembersihan, dan perbaikan saluran samping serta trotoar.

Dikatakannya, dari 453 kilometer (Km) panjang jalan nasional di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), 106 Km diantaranya mengalami kerusakan akibat banjir. Kerusakan itu berupa spot-spot, dan tidak menyeluruh.

“Kerusakan tersebut sebagian hanya kerusakan ringan yang bukan kerusakan struktural sehingga bisa ditangani melalui pemeliharaan rutin,” ujar Djoko Murjanto seperti dilansir dalam situs resmi Sekretariat Kabinet RI, Setkab.go.id, Kamis (24/1/2013).

Lebih lanjut, Djoko menjelaskan, kerusakan paling banyak dialami jalan nasional di Jakarta. Bahkan, untuk jalan di daerah Marunda, Jakarta Utara, perbaikannya memerlukan kajian lebih dalam untuk mengetahui penanganan yang tepat.

“Marunda sempat tenggelam, itu sebelumnya sudah kita naikkan, masih harus pakai kajian lebih lanjut dahulu apakah akan kita naikkan lagi atau mau diapakan,” katanya.

Beberapa jalan nasional di ibu kota yang mengalami kerusakan, antara lain Jalan TB. Simatupang, Jalan Raya Bogor, Jalan Trans Yogi dan Jalan Mayjen Sutoyo. Kerusakan juga terjadi pada Jalan S. Parman, Jalan Latumenten, Jalan Pluit Selatan Raya, Jalan Lodan Raya, dan Jalan Taman Stasiun Priok.

Sumber dana perbaikan darurat tersebut, diambil dari dana pemeliharaan rutin jalan Jakarta Rp23 miliar. Sementara sisa kekurangannya, akan dicarikan dari pos anggaran lain di Ditjen Bina Marga.

Setelah selesainya perbaikan tanggap darurat, jalan-jalan tersebut juga memerlukan perbaikan permanen.

“Perbaikan permanen jalan kawasan Jabodetabek memerlukan Rp90 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk penanganan berupa peningkatan jalan senilai Rp80 miliar di Daan Mogot, Jakarta Barat dan Rp10 miliar untuk perbaikan di daerah Puncak, Jawa Barat,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Jalan Raya Duri Kosambi...
Jalan Raya Duri Kosambi Cengkareng Banjir, Pemotor Lewat Trotoar
Sambut Jakarta Hajatan...
Sambut Jakarta Hajatan ke-495 Tahun, Kanstin Pembatas di Jalan Sukapura Dipugar
3.677 Titik Jalan Rusak...
3.677 Titik Jalan Rusak di Jakarta Pusat Diperbaiki
Jalan Kaki di Trotoar...
Jalan Kaki di Trotoar  
Jalan Warung Jati Barat...
Jalan Warung Jati Barat Terputus, Warga Susuri Trotoar Lewati Banjir
Perempatan Hek Kramatjati...
Perempatan Hek Kramatjati Banjir Parah Akibat Turap Jebol, Wali Kota: Perbaikan Tunggu Dinas SDA
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved