Perempatan Hek Kramatjati Banjir Parah Akibat Turap Jebol, Wali Kota: Perbaikan Tunggu Dinas SDA
Selasa, 20 Juni 2023 - 10:45 WIB
loading...
Banjir parah akibat luapan Sungai Ciliwung merendam Jalan Raya Bogor hingga perempatan Hek Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (19/6/2030). Foto: Foto/IG @jaktim.informasi
A
A
A
JAKARTA - Banjir parah akibat luapan Sungai Ciliwung merendam Jalan Raya Bogor hingga perempatan Hek Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (19/6/2030). Banjir disebabkan jebolnya turap Kali Baru.
Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan turap yang jebol akan segera diperbaiki dengan membangun sheet pile atau penahan tanah. Hal ini agar ketinggian muka air Kali Baru tidak tumpah melebihi kapasitas.
Baca Juga: Perempatan Hek Kramat Jati Kerap Banjir, Lurah Kampung Tengah: Kiriman dari Bogor dan Turap Rusak
Pihaknya saat ini sedang menunggu jawaban dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta ihwal anggaran pembangunan sheet pile tersebut.
"Informasinya tahun ini dianggarkan untuk sitpel agar dibuat normalisasi, ditinggikan supaya tidak tumpah," ujar Anwar, Selasa (20/6/2023).
"Yang kemarin ada yang runtuh kita perbaiki sementara, bentuknya perawatan. Tapi kan kita mau merawat, kalau (perbaikan) besar kan tidak bisa. Ada volumenya kan, mungkin kalau 250 meter itu harus Dinas SDA," lanjut Anwar.
Baca Juga: Kali Induk Kramat Jati Meluap, Banjir Rendam Jalan Raya Jakarta Bogor
Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan turap yang jebol akan segera diperbaiki dengan membangun sheet pile atau penahan tanah. Hal ini agar ketinggian muka air Kali Baru tidak tumpah melebihi kapasitas.
Baca Juga: Perempatan Hek Kramat Jati Kerap Banjir, Lurah Kampung Tengah: Kiriman dari Bogor dan Turap Rusak
Pihaknya saat ini sedang menunggu jawaban dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta ihwal anggaran pembangunan sheet pile tersebut.
"Informasinya tahun ini dianggarkan untuk sitpel agar dibuat normalisasi, ditinggikan supaya tidak tumpah," ujar Anwar, Selasa (20/6/2023).
"Yang kemarin ada yang runtuh kita perbaiki sementara, bentuknya perawatan. Tapi kan kita mau merawat, kalau (perbaikan) besar kan tidak bisa. Ada volumenya kan, mungkin kalau 250 meter itu harus Dinas SDA," lanjut Anwar.
Baca Juga: Kali Induk Kramat Jati Meluap, Banjir Rendam Jalan Raya Jakarta Bogor
Lihat Juga :