Proyek bermasalah, Pemkab kucurkan anggaran

Rabu, 23 Januari 2013 - 15:47 WIB
Proyek bermasalah, Pemkab...
Proyek bermasalah, Pemkab kucurkan anggaran
A A A
Sindonews.com - Ada keanehan dalam kucuran proyek di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Proyek Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) yang dinilai bermasalah mendapat kucuran hingga Rp2 miliar.

Padahal Kemenakertrans belum berani meneruskan pembangunan BLKI karena lahan belum dihibahkan ke pemerintah pusat. Selain itu, pengurukan lahan BLKI disinyalir melanggar hukum karena status lahan saat itu masih atasnama PT Sidoarjo Membangun, BUMD milik Pemkab Sidoarjo.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Ahmad Habibul Muis mengakui jika dalam APBD 2013 yang disahkan, Rabu (23 Januari 2013) ada anggaran untuk perluasan lahan BLKI Rp 2 miliar. Namun, penganggaran dana itu sempat ada pro dan kontra diinternal Banggar, meskipun akhirnya tetap dianggarkan.

Politisi PKS tersebut menambahkan, Komisi D sudah menanyakan ke Kemenakertrans terkait pembangunan BLKI tersebut. Kemenakertrans kala itu kaget karena ternyata lahan BLKI belum dihibahkan dari Pemkab ke Kemenakertrans.

"Saya belum tahu apakah saat ini lahan itu sudah dihibahkan ke Kemenakertrans atau belum," ujar pria yang juga anggota Komisi D tersebut.

Anggaran Rp2 miliar untuk penambahan lahan BLKI itu nantinya akan digunakan membeli lahan untuk pintu masuk. Sebab, alasan Pemkab saat ini lahan untuk pintu masuk BLKI kurang luas sehingga luasannya perlu ditambah.

Wakil Ketua Komisi A Warih Andono menambahkan, boleh-boleh saja Pemkab Sidoarjo membeli lahan lagi untuk BLKI karena sampai saat ini lahan belum dihibahkan ke pemerintah pusat. Sehingga, nantinya saat dihibahkan luasannya sudah sesuai keperluan untuk tempat pelatihan kerja bertaraf internasional itu.

Meski demikian, Warih mengakui jika permasalahan yang masih mengganjal lahan belum dihibahkan tapi sudah diuruk oleh Kemenakertrans. Hal inilah yang nantinya dikhawatirkan akan melanggar hukum.

"Kalau penambahan lahan tidak ada masalah. Lahan itu kan belum dihibahkan ke Kemenakertrans," ujar politisi Golkar itu.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumarbowo sebelumnya mengatakan jika untuk hibah lahan BLKI ke pemerintah pusat tinggal menunggu persetujuan dewan. Sehingga, proyek BLKI bisa dilanjutkan jika proses hibah lahan dari Pemkab Sidoarjo ke pemerintah pusat sudah selesai.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
22 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
31 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
43 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved