Nafsu makan PNS Kulonprogo hilang

Selasa, 22 Januari 2013 - 15:18 WIB
Nafsu makan PNS Kulonprogo...
Nafsu makan PNS Kulonprogo hilang
A A A
Sindonews.com - Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memprotes pemberian jatah beras yang mereka terima. Pasalnya, beras yang dibeli dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) itu banyak mengandung kerikil.

Heri Widada, PNS di Bagian Humas Setda mengatakan, sebelumnya dia mendengar keluhan pegawai lain tentang penurunan kualitas beras. Mereka menemukan banyak kerikil ketika beras itu dimasak. Namun saat itu dia memilih diam karena jatah beras miliknya dianggap aman.

“Memang sempat banyak yang mengeluh. Teman-teman bilang beras jatah beli bulan Januari ini banyak kerikilnya, tetapi saya diam saja karena saya pikir jatah saya aman. Ternyata setelah dimasak istri, hasilnya sama saja," kata Heri, Selasa (22/1/2013).

Menurutnya, nasi dari beras Gapoktan mengandung banyak kerikil. Sehingga, dia terpaksa harus membersihkan dulu kerikilnya sebelum makan. Keberadaan kerikil itu membuat nafsu makan mendadak hilang.

“Jadinya mau makan juga seleranya hilang karena harus misahin dulu kerikilnya,” terangnya.

Gunawan dan Sutrisno, menyampaikan keluhan serupa. Menurut mereka, beras berkerikil sudah diterima sejak Desember tahun lalu.

“Sebenarnya, kalau harga beras naik tidak jadi soal. Tapi kerikilnya kok juga ikutan naik,” kata Sutrisno.

Meski demikian, tidak ada PNS yang mengembalikan beras berkerikil itu ke Gapoktan. Sebab, beras yang diterima dalam kemasan 5 kg dengan harga Rp7.500 perkilo, berkualitas baik. Mereka hanya berharap,ke depan tidak ada lagi kerikil yang disertakan.

“Seharusnya kan ada pengawasan dari instansi terkait karena ini dijalankan sesuai instruksi bupati. Kalau sudah seperti ini siapa yang mau disalahkan. Kita mau membeli tapi mbok ya dikasih yang bagus jangan dibonusi kerikil,” sambung Gunawan.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
4 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
4 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
4 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
5 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
6 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
7 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved