Pasokan air bersih di Jakarta kembali normal

Senin, 21 Januari 2013 - 21:23 WIB
Pasokan air bersih di...
Pasokan air bersih di Jakarta kembali normal
A A A
Sindonews.com - Pasokan air baku ke sejumlah perusahaan daerah air minum di Jakarta sudah kembali normal. Perusahaan Umum Jasa Tirta II di Bendungan Kali Bekasi mengklaim pasokan normal itu sudah berlangsung sejak Sabtu (19/1) lalu.

"Terhambat bukan dikurangi, melainkan karena faktor alam. Pasokan air ke air ke Jakarta sudah berjalan normal, dan tidak terganggu," ujar Pengamat Bendung Kali Bekasi, Nasrun Situmeang saat ditemui di Jalan Mayor Hasibuan, Bekasi Timur, Senin (21/1/2013).

Menurutnya, terhambatnya pasokan air baku ke wilayah Jakarta akibat faktor gravitasi. Itu karena derasnya volume air kiriman dari hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas yang bermuara di Kali Bekasi.

“Secara teknis, pasokan air baku dari Bendung Kali Bekasi ke Jakarta sekitar 17,6 meter kubik per detik,” ungkapnya.

Pasokan itu dibagi ke tiga intake bendung, lanjutnya, antara lain untuk intake di Buaran dan di Pulogadung, Jakarta Timur milik PT Aetra Air Jakarta, serta satu intake di Pejompongan, Jakarta Pusat milik PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA).

“Dengan demikian pasokan air di DKI Jakarta aman,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pasokan air baku itu melintasi Kalimalang. Namun, akibat ke dalaman kali tersebut lebih rendah di banding kedalaman Bendung Kali Bekasi.

“Sehingga, kiriman air tertarik kembali ketika volume air dari hulu bertambah dan air hujan turun deras,” ungkapnya.

Koordinator Bendung Kali Bekasi Perum Jasa Tirta II ini menyebutkan, Faktor berbaliknya air juga karena penampang basah Bendung Kali Bekasi lebih besar dari Kalimalang.

"Sehingga, pasokan airnya berkurang menjadi 10 kubik, hal itu yang terjadi," katanya.

Kondisi itu, lanjutnya, berlangsung selama curah hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek sepekan lalu. Air baku yang tertarik kembali itu terus tertampung di Bendung Kali Bekasi dan sejumlah aliran sungai sekitar.

“Akibatnya, volume air sempat meluap dan tergenang,” imbuhnya.
(stb)
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
2 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
2 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
3 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
3 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved