Pelajar SMA putri banyak derita animea

Rabu, 16 Januari 2013 - 23:11 WIB
Pelajar SMA putri banyak...
Pelajar SMA putri banyak derita animea
A A A
Sindonews.com - Pelajar SMA putri di Yogyakarta diketahui banyak menderita animea atau kadar hemoglobim (Hg) di bawah standar.

Data penelitian Fakultas Kedokteran UGM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Yogyakarta terhadap 280 pelajar putri yang berasal dari beberapa SMA di kota pendidikan tersebut, 34 persen di antaranya menderita animea.

Penelitian sendiri mulai bulan Juli hingga November 2012. Pola makan yang salah, seperti tidak sarapan dan diet diduga menjadi penyebab utamanya.

“Secara prosentase angka ini cukup tinggi, sehingga harus ada penangganan serius,” ungkap ketua peneliti FK UGM Toto Sudargo saat publikasi determinasi anemia dan kurang gizi pada siswa SMA putri Yogyakarta, di Dinkes Yogyakarta, Rabu (16/1/2013).

Toto mengatakan jika masalah itu tidak segera ditindaklanjuti, sangat membahayakan, sebab bila berkelanjutan sampai pelajar putri itu menikah akan berdampak pada keselamatan jiwanya, bahkan dampak buruknya, dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayi. Bahkan menghasilkan bayi dengan berat badan rendah.

“Saat remaja putri yang menderita animea menjadi ibu dan hamil, maka berakibat pada katagori kehamilan berisiko tinggi,” paparnya.

Selain itu, masalah ini juga akan berdampak pada pertumbuhan dan kualitas generasi muda ke depan. Sebab bayi yang lahir dengan berat badan rendah kemungkinan volume otaknya juga tidak sempurna. Sehingga, kecerdasannya juga akan menurun.

Menurut Toto karena begitu berbahaya, maka masalah ini, harus menjadi perhatian serius dari pemerintah. Sehingga Dinkes terus menfollow up dan menyebarkan hasil riset ini ke Puskesmas dan publik. Termasuk pengayaan ilmu pada guru UKS harus terus dilakukan.

Kepala Dinkes Yogyakarta, Tuty Setyowati mengatakan sebagai tindaklanjut atas persoalan tersebut, selain akan melakukan pemantauan melalui petugas Puskesmas. Siswi yang menderita anemia juga akan diberi pengarahan tentang bagaimana menjalani pola hidup sehat dengan makan secara teratur.

“Hasil penelitian ini juga akan menjadi dasar untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Dimana dari data pemeriksaan ibu hamil di puskesmas, ibu hamil yang mengalami anemia, tercatat 22,7 persen,” paparnya.
(rsa)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
47 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
10 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
10 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved