Ulang tahun, ini rapor merah Transjakarta

Selasa, 15 Januari 2013 - 13:30 WIB
Ulang tahun, ini rapor...
Ulang tahun, ini rapor merah Transjakarta
A A A
Sindonews.com - Bus Transjakarta atau lebih dikenal dengan busway hari ini genap berusia sembilan tahun. Namun, selama dimunculkan sejak 2004 silam, banyak masyarakat yang masih mengeluhkan sarana yang disebut sebagai transportasi massal andalan warga Jakarta tersebut.

Menurut Aktivis Harian Yayasan Lembaga Konsume Indonesia (YLKI) Sudaryatmo, keluhan masyarakat datang dari banyaknya angka tindak kriminalitas yang terjadi di dalam bus Transjakarta. Sebut saja, aksi pencopetan, maupun aksi pelecehan seksual.

"Kejahatan itu muncul karena over kapasitas penumpang, artinya ada penumpukan penumpang. Hal ini menyebabkan peluang tindak kejahatan baik pencopetan dan pelecehan seksual akan semakin terbuka," jelas Sudaryatmo kepada Sindonews, Selasa (15/1/2013).

Sudaryatmo melanjutkan, dengan adanya penumpukan penumpang juga bisa ditarik kesimpulan, jika armada Transjakarta masih kurang untuk melayani kebutuhan para penumpangnya.

Berdasarkan survei periodik yang dilakukan YLKI terhadap Transjakarta, masyarakat juga masih mengeluhkan waktu tempuh jika menggunakan bus Transjakarta sebagai sarana penunjang mereka untuk beraktivitas.

"Transjakarta baru akan dipilih masyarakat Jakarta jika waktu tempuhnya melebihi waktu saat mereka menggunakan kendaraan pribadi," jelasnya.

Berdasarkan analisanya, persoalan waktu tempuh tersebut dikarenakan jalur yang digunakan bus Transjakarta banyak yang belum steril dan sering dilalui kendaraan non publik (kendaraan pribadi).

Selain itu, stasiun pengisian bahan bakar gas (BBG) yang notabene sebagai jantungnya Transjakarta dinyatakan masih minim. Hal itulah yang menyebabkan adanya antrean bus untuk mengisi bahan bakar dan tentunya mengurangi jam operasional kerja Transjakarta.

Rapor merah selanjutnya, permasalahan toilet umum yang masih minim dan seringkali menjadi keluhan para penggunanya.

"Masih banyak halte busway yang tak menyediakan toilet umum, padahal ini vital loh," tandasnya.

Meski ada beberapa rapor merah, Transjakarta ternyata juga memiliki nilai 'angka hitam'. Nilai positif itu datang dari sisi jumlah penumpang Transjakarta yang kian hari kian bertambah banyak.

"Pertumbuhannya bagus, ini menujukkan masyarakat sudah melirik moda transportasi massal itu, meski angkanya masih kecil dari jumlah penduduk warga Jakarta. Namun catat, jangan ge-er, tetap harus memperhatikan hal yang kurang," jelasnya.

Sudaryatmo melanjutkan, bus Transjakarta juga memiliki 'nilai hitam' dari sisi kultur budaya antre, pemberhentian di tempat yang sudah disesuaikan, dan makan dan minum di sarana publik.
(rsa)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
29 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved