Terdakwa bebas, warga cukur gundul & sembelih kambing

Selasa, 08 Januari 2013 - 16:52 WIB
Terdakwa bebas, warga...
Terdakwa bebas, warga cukur gundul & sembelih kambing
A A A
Sindonews.com - Warga Desa Tampingan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang mencukur habis rambut sebagai ungkapan kegembiraan atas bebasnya Muhammad Misbakhul Munir (21) dan Budi Hermawan (28) dari jeratan hukum dalam kasus dugaan pemotongan dua buah bambu.

Kepala Desa Tampingan, Heru Siswanto mengatakan, sedikitnya ada 30 warga yang rela menggundul rambutnya. Mereka semua merupakan kerabat dan tetangga kedua terdakwa.

"Ini sebagai ungkapan kegembiraan kami karena apa yang kami perjuangkan untuk kebebasan Budi dan Munir telah dikabulkan oleh majelis hakim. Perjuangan kami tidak sia-sia," kata pria yang juga koordinator kegiatan tersebut, Selasa (8/1/2013).

Selain mencukur rambut, warga juga memotong seekor kambing untuk dilakukan syukuran bersama. Menurutnya, putusan hakim telah memihak pada kebenaran dan keadilan. Rencananya, hari ini, warga juga akan menggelar pentas seni.

"Ini sudah nadzar (janji) kami merayakan kegembiraan atas kebebasan dua warga kami dari fitnah," lanjutnya.

Pasca insiden pemotongan dua bambu yang menyeret Budi dan Munir ke pengadilan, pihaknya berencana akan membuat peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang tata kehidupan masyarakat setempat yang selama ini hanya mengacu pada hukum adat warisan leluhur.

"Selama ini hukum adat yang berlaku di desa kami tidak tertulis namun sudah menjadi acuan baku secara turun temurun. Dan Perdes tersebut nantinya akan berfungsi sebagai penguat hukum adat yang sudah ada," jelasnya.

Heru mengaku rencana menerbitan perdes itu sudah mendapat respon positif dari Badan Perwakilan Desa (BPD) setempat dan telah diusulkan ke tingkat Kecamatan Tegalrejo.

"Harapan kami kepada para penegak hukum sebelum memutuskan sesuatu, seharusnya juga perlu melihat fakta yang ada, bahwa ada hukum adat yang sudah menjadi acuan baku di masyarakat," harapnya.

Sementara Budi mengaku tidak menyimpan dendam terhadap Mianah, pemilik bambu.

"Tidak ada dendam. Namun tidak tahu kalau warga yang lain," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
30 menit yang lalu
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
5 jam yang lalu
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
17 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
18 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
23 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved