Warga miskin Pasuruan bakal dapat santunan kematian

Senin, 07 Januari 2013 - 00:17 WIB
Warga miskin Pasuruan...
Warga miskin Pasuruan bakal dapat santunan kematian
A A A
Sindonews.com - Warga miskin Kota Pasuruan bakal mendapatkan perhatian lebih dari Pemkot Pasuruan. Selain mendapat bantuan beras secara gratis, warga miskin ini juga akan mendapatkan bantuan sosial santuan kematian. Bantuan santunan kematian yang diberikan kepada ahli warisnya direncanakan akan diberikan sebesar Rp750 ribu.

Santunan kematian kepada keluarga tidak mampu ini sebagai realisasi atas Peraturan Daerah (Perda) inisiatif DPRD yang telah disyahkan pada akhir Desember 2012 lalu. Saat ini Perda Bantuan sosial santuan Kematian masih dilakukan verifikasi di Pemprov Jatim.

Jika disetujui Gubernur Jatim, santunan kematian untuk warga miskin bisa direalisasikan pada akhir tahun mendatang. Yakni setelah Pemkot Pasuruan mengajukan perubahan RAPBD 2013.

Ketua Fraksi Keadilan Hati Nurani (FKHN) DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto, mengungkapkan, santunan kematian ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkot terhadap warganya yang kurang mampu. Sehingga pada saat mereka merasakan kesusahan, beban yang akan ditanggung menjadi semakin ringan.

"Bantuan santunan kematian ini akan diberikan kepada keluaga yang tidak mampu. Besaran santunan yang diberikan kepada ahli waris berkisar Rp750 ribu atau menyesuaikan dengan kemampuan anggaran pemkot," kata Ismu Hardiyanto, Minggu 6 Januari 2013.

Untuk memprediksi dan menganggarkan bantuan sosial tersebut yang akan diberikan kepada keluarga miskin tersebut, lanjut Ismu, Pemkot Pasuruan akan mendata angka rata-rata kematian selama bulan Januari-Agustus mendatang. Sehingga pada saat merencanakan besaran bantuan sosial pada P-APBD 2013 sudah bisa diperkirakan besarannya.

Walikota Pasuruan Hasani menyambut baik pengesahan Perda Bantuan Sosial Santunan Kematian tersebut kepada warga tidak mampu. Namun besaran bantuan tersebut tentunya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkot Pasuruan.

"Perda santunan kematian tentu akan sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu. Kami akan mengkaji lebih lanjut untuk menentukan besaran santunan kematian yang akan diberikan dengan melihat kemampuan anggaran pemkot," kata Walikota Hasani.
(rsa)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
17 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
27 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
38 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved