Awal tahun, polisi ditantang tegakkan hukum

Rabu, 02 Januari 2013 - 09:00 WIB
Awal tahun, polisi ditantang...
Awal tahun, polisi ditantang tegakkan hukum
A A A
Sindonews.com - Kasus kecelakaan yang melibatkan putra sulung Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Amrullah, dinilai sebagai tantangan bagi kepolisian untuk menegakkan hukum di awal tahun 2013 ini.

Pasalnya, sopir maut yang menabrak kendaraan Luxio, di ruas Tol Jagorawi tersebut, menyebabkan dua orang korban harus meregang nyawa.

Menurut Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, polisi harus menyelesaikan kasus ini dengan tuntas dengan cara seobjektif mungkin.

"Polisi dalam penyelidikan harus objektif, dan cermat. Polisi jangan mengambil tindakan yang tak sesuai dengan kenyataan, baik pembenaran ataupun pembelaan," jelas Bambang kepada Sindonews, Rabu (2/1/2013).

Dalam kecelakaan, menurut Bambang, ada dua hal yang harus menjadi titik fokus kepolisian dalam mengungkap kasus. Yang pertama menurutnya, polisi harus menyelidiki kendaraan yang digunakan Rasyid, apakah kendaraan tersebut laik jalan, bermasalah, atau sedang mengalami gangguan.

Yang kedua menurutnya, polisi juga harus melakukan penyelidikan terhadap prilaku Rasyid. Karena menurutnya, jika kondisi kendaraan laik, dan tak bermasalah, kesalahan ada pada kelalaian Rasyid.

"Baik karena terpengaruh narkoba, mengantuk, maupun sedang bermasalah," jelasnya.

Maka itu, Bambang menyarankan polisi harus jeli melihat kasus ini tanpa memandang yang bersangkutan adalah anak seorang pejabat negara.

"Polisi juga harus objektif saat memilih dokter yang menangani pelaku yang saat ini juga terluka, jangan sampai malah ada unsur pembelaan dari dokter tersebut. Termasuk soal penahanan jika Rasyid memang terbukti bersalah, jangan membeda-bedakan," jelasnya.

Sebelumnya, Selasa 1 Januari 2013, sekira pukul 05.45 WIB pagi, terjadi tabrakan di tol Jagorawi arah selatan, tepatnya di KM 3.500 antara Mobil Daihatsu Luxio bernopol F 1622 CY, yang di kemudikan oleh Frans Joner Sirait (37), dan mobil Jeep BMW bernopol B 272 HR, yang dikemudikan oleh M Rasyid Amrulloh (22).

Dalam peristiwa tersebut, dua orang atas nama Harun (57) dan M Raihan umur 14 bulan tewas. Sementara dua orang mengalami luka ringan. Diantaranya Nung (30), dan Mohammad Rifan (8), dan Norman (41).

"Dua orang tewas dalam kejadian tersebut sementara dua lainnya. Menderita luka ringan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, melalui pesan singkatnya kepada Sindonews.

Penyebab kejadian ini menurut laporan yang diterima terjadi, karena pengendara Jeep BMW B 272 HR, diduga mengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga menyeruduk mobil Luxio F 1622 CY dari belakang.
(rsa)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
4 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
5 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
6 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
6 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved