Banjir putuskan jembatan, satu orang hilang
Senin, 31 Desember 2012 - 13:01 WIB
Banjir putuskan jembatan, satu orang hilang
A
A
A
Sindonews.com - Banjir besar yang melanda Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara memutuskan jembatan. Tidak hanya itu, banjir yang disebabkan meluapkan Sungai Batang Natal menyebabkan empat orang terseret, satu diantaranya dinyatakan hilang.
Banjir disertai longsor membuat ribuan warga yang berada di Desa Pattilumban Mudik, Bonda Kase, dan Pattilumban Hilir, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal melumpuhkan aktivitas mereka.
Ketinggian air sekira 50 sentimeter mengakibatkan rumah dan perkebunan rakyat terendam. Ribuan warga yang rumahnya terendam hingga kini masih bertahan.
Sementara di Desa Lingga Bayu, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Nias Selatan, longsor menimbun jalan dan satu unit rumah yang berada di tepi sungai hanyut.
Saat kejadian ada empat penghuni yang terjebak di dalam rumah. Tiga diantaranya berhasil diselematkan sementara Taher (68) salah satu penghuni hingga kini belum ditemukan.
Upaya penanganan bencana masih dilakukan di masing-masing daerah oleh BPBD bersama instansi terkait. Posko tanggap darurat bencana dan dapur umum sudah didirikan.
Bupati Nias Selatan telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari sejak Minggu (30/12) hingga Sabtu (12/1/2013).
Banjir disertai longsor membuat ribuan warga yang berada di Desa Pattilumban Mudik, Bonda Kase, dan Pattilumban Hilir, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal melumpuhkan aktivitas mereka.
Ketinggian air sekira 50 sentimeter mengakibatkan rumah dan perkebunan rakyat terendam. Ribuan warga yang rumahnya terendam hingga kini masih bertahan.
Sementara di Desa Lingga Bayu, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Nias Selatan, longsor menimbun jalan dan satu unit rumah yang berada di tepi sungai hanyut.
Saat kejadian ada empat penghuni yang terjebak di dalam rumah. Tiga diantaranya berhasil diselematkan sementara Taher (68) salah satu penghuni hingga kini belum ditemukan.
Upaya penanganan bencana masih dilakukan di masing-masing daerah oleh BPBD bersama instansi terkait. Posko tanggap darurat bencana dan dapur umum sudah didirikan.
Bupati Nias Selatan telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari sejak Minggu (30/12) hingga Sabtu (12/1/2013).
(ysw)