Banjir terparah Kecamatan Sukaresmi
Minggu, 30 Desember 2012 - 17:54 WIB
Banjir terparah Kecamatan Sukaresmi
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Tanggap Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten Dadan Suryana mengatakan, dari dua kecamatan yang diterjang banjir yang ada di Pandeglang, paling parah terjadi di Kecamatan Sukaresmi.
Air yang mulai merendam rumah–rumah warga sejak pukul 07.00 WIB Sabtu (29/12/2012) kemarin itu, memiliki ketinggian 70 centimeter hingga 150 centimeter.
“Untuk hari ini banjir sudah mulai surut, namun ada beberapa rumah yang masih terendam,” terang Dadan, Minggu (30/12/2012).
Bahkan menurut Dadan, warga yang rumahnya terkena banjir dan mengungsi di posko-posko yang disediakan di dekat lokasi banjir, sebagian sudah kembali pulang ke rumahnya masing-masing.
“Tagana dan BPBD Banten membuka dapur umum di dua kecamatan yang terkena Banjir itu. Untuk relawan yang diterjunkan sebanyak 80 orang,” terang dia.
Dadan juga menyatakan, selain di Pandeglang banjir juga telah terjadi di Kabupaten Lebak, di Desa Umbul Jaya, Kecamatan Banjarsari dan Desa Pasir Keong, Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
Untuk banjir di Desa Umbul Jaya, ketinggian air mencapai 70 centimeter dan telah merendam 100 rumah warga.
“Untuk di Desa Pasir Keong rumah warga yang terendam 25rumah dan di Desa Cisangu, sebanyak 32 rumah warga,” terangnya.
Namun menurut Dadan, untuk banjir yang terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Lebak itu sudah surut. Sehingga warga sudah bisa kembali kerumahnya masing-masing.
“Banjir yang terjadi di Kabupaten Lebak sudah surut,” terangnya.
(stb)