895 kasus curanmor terjadi di Serpong & Pondok Aren
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:16 WIB
895 kasus curanmor terjadi di Serpong & Pondok Aren
A
A
A
Sindonews.com - Tindak kriminalitas di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan diklaim turun pada 2012, dibandingkan tahun 2011.
Berdasarkan data Polresta Tangerang, tahun ini ada 3.048 tindak kriminal, sedangkan tahun 2011 jumlahnya mencapai 3.800 kasus.
“Kita telah menggalakkan patroli pada jam-jam tertentu. Meskipun begitu, kami mencatat saat ini paling tinggi tingkat kriminalitas di wilayah kami adalah Kecamatan Serpong dan Pondok Aren,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo di Tangerang, Jumat (28/12/2012).
Tindak kriminalitas pada 2012 yang mengalami penurunan adalah pencurian disertai dengan pemberatan sebanyak 1.878 kasus. Sedangkan pada 2011, terjadi sebanyak 3.067 kasus.
Namun, kasus pembunuhan naik dari 2011 lalu tujuh peristiwa, sedangkan 2012 ada sembilan. Kasus pencurian kendaraan motor pun naik dari 2011 lalu 338, pada tahun ini menjadi 651.
“Kasus pencurian motor tertinggi di Serpong dan Tangsel. Tetapi tahun ini kami berhasil mengungkap 895 kasus tersebut. Jadi kami juga menuntaskan kasus 2011 lalu,” katanya.
Berdasarkan data Polresta Tangerang, tahun ini ada 3.048 tindak kriminal, sedangkan tahun 2011 jumlahnya mencapai 3.800 kasus.
“Kita telah menggalakkan patroli pada jam-jam tertentu. Meskipun begitu, kami mencatat saat ini paling tinggi tingkat kriminalitas di wilayah kami adalah Kecamatan Serpong dan Pondok Aren,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo di Tangerang, Jumat (28/12/2012).
Tindak kriminalitas pada 2012 yang mengalami penurunan adalah pencurian disertai dengan pemberatan sebanyak 1.878 kasus. Sedangkan pada 2011, terjadi sebanyak 3.067 kasus.
Namun, kasus pembunuhan naik dari 2011 lalu tujuh peristiwa, sedangkan 2012 ada sembilan. Kasus pencurian kendaraan motor pun naik dari 2011 lalu 338, pada tahun ini menjadi 651.
“Kasus pencurian motor tertinggi di Serpong dan Tangsel. Tetapi tahun ini kami berhasil mengungkap 895 kasus tersebut. Jadi kami juga menuntaskan kasus 2011 lalu,” katanya.
(san)