Kasus leptospirosis turun drastis

Jum'at, 28 Desember 2012 - 15:41 WIB
Kasus leptospirosis...
Kasus leptospirosis turun drastis
A A A
Sindonews.com - Kasus leptospirosis akibat kotoran tikus di Kabupaten Kulonprogo, tahun 2012 , menurun drastis. Jumlah kasus yang tercatat di Dinas Kesehatan hanya berkisar di angka puluhan saja, padahal tahun sebelumnya tercatat 132 kasus yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Bambang Haryatno mengatakan, kasus leptospirosis terjadi sejak 2009. Tren kasus ini terus meningkat dan mencapai puncaknya terjadi pada 2011. Dari 132 kasus, 11 orang di antaranya meninggal dunia.

"Pada 2009 silam, tercatat lima kasus leptospirosis. Tahun berikutnya naik menjadi 55 kasus dan 2011 mencapai angka tertinggi 132 kasus. Kasus ini cukup mengkhawatirkan, tapi kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan," kata bambang di kantornya, Jumat (28/12/2012).

Dia menjelaskan, karena media penyebaran leptospirosis biasanya melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori air seni hewan penderita leptospirosis banyak menyerang petani dan peternak.

Bakteri kemudian masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir (mukosa), mata, hidung, kulit yang lecet atau makanan yang telah terkontaminasi urin tikus atau hewan terinfeksi leptospirosis

Dia menjelaskan, kasus ini mulai menyebar di Kulonprogo sebagai dampak dari kasus serupa yang terjadi di Kecamatan Minggir, Sleman. Dari sana, leptospirosis menyebar ke Kecamatan Nanggulan. Leptospirosis juga ditemukan di Kecamatan Temon, Panjatan dan Samigaluh.

"Di empat kecamatan di atas memang paling banyak ditemukan leptospirosis. Kondisi itu cukup realistis karena empat kecamatan itu sangat dekat dengan areal persawahan dan kondisi tanahnya lembab. Tikus sangat berkembang pesat di daerah seperti itu," terangnya.
(ysw)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved