Tertangkap mencuri emas, pelaku berlagak linglung
Jum'at, 28 Desember 2012 - 13:20 WIB
Tertangkap mencuri emas, pelaku berlagak linglung
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pencuri emas berlagak linglung ketika ditangkap warga. Karena terus mengelak, warga yang marah akhirnya menghakimi pencuri tersebut.
Andika (35) warga Kelurahan Sulewattang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, babak belur diamuk massa, kemarin.
Ia jadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek setempat. Sebelumnya pelaku tertangkap warga usai membawa lari dua buah cincin emas seberat 10 gram, di salah satu toko emas yang terletak di kompleks Pasar Baru, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Wattang, Kecamatan Polewali, Polman.
Kapolsek Polewali, AKP Zulkarnaen, kepada SINDO, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap warga usai menjalankan aksinya. Hanya saja, kondisi pelaku (tersangka) memar akibat dihajar puluhan warga.
“Saat ini, pelaku sudah kita amankan,” ujar Zulkarnaen, ketika ditemui di Mapolsek Polewali, Jumat (28/12/2012).
Kapolsek menjelaskan, pelaku menjalankan aksinya sekira pukul 12.00 Wita. Saat itu, pelaku yang sehari-harinya bekerja membuat pas bunga dan batu-bata itu berpura-pura akan membeli cincin emas di sebuah toko perhiasan emas milik Suwarni.
Setelah dua buah cincin emas yang beratnya masing-masing 5 gram itu ditangan pelaku, ia kemudian meminta kepada pemilik toko untuk dibuatkan nota pembelian.
Selesai dibuatkan nota, pelaku yang hendak membayar harga emas tersebut beralasan bahwa uangnya kurang, dan mau ambil uang sisa pembayaran yang disimpan di bawah jok motornya.
Kesempatan itu digunakan pelaku untuk membawa kabur cincin emas yang sudah dipegangnya. Pemilik toko emas langsung meneriaki pelaku. Warga yang mendengar langsung menangkapknya.
Sementara itu, dihadapan polisi, pelaku mengaku tidak sadar saat menjalankan aksinya. Bahkan, ia mengaku apa yang ia lakukan diluar kesadarannya.
“Saya memang mau beli emas. Tapi tidak mungkin saya mau mencuri. Tadi ini saya tidak sadar sampai bawa lari itu emas,” kilah Andika dihadapan polisi.
Andika (35) warga Kelurahan Sulewattang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, babak belur diamuk massa, kemarin.
Ia jadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek setempat. Sebelumnya pelaku tertangkap warga usai membawa lari dua buah cincin emas seberat 10 gram, di salah satu toko emas yang terletak di kompleks Pasar Baru, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Wattang, Kecamatan Polewali, Polman.
Kapolsek Polewali, AKP Zulkarnaen, kepada SINDO, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap warga usai menjalankan aksinya. Hanya saja, kondisi pelaku (tersangka) memar akibat dihajar puluhan warga.
“Saat ini, pelaku sudah kita amankan,” ujar Zulkarnaen, ketika ditemui di Mapolsek Polewali, Jumat (28/12/2012).
Kapolsek menjelaskan, pelaku menjalankan aksinya sekira pukul 12.00 Wita. Saat itu, pelaku yang sehari-harinya bekerja membuat pas bunga dan batu-bata itu berpura-pura akan membeli cincin emas di sebuah toko perhiasan emas milik Suwarni.
Setelah dua buah cincin emas yang beratnya masing-masing 5 gram itu ditangan pelaku, ia kemudian meminta kepada pemilik toko untuk dibuatkan nota pembelian.
Selesai dibuatkan nota, pelaku yang hendak membayar harga emas tersebut beralasan bahwa uangnya kurang, dan mau ambil uang sisa pembayaran yang disimpan di bawah jok motornya.
Kesempatan itu digunakan pelaku untuk membawa kabur cincin emas yang sudah dipegangnya. Pemilik toko emas langsung meneriaki pelaku. Warga yang mendengar langsung menangkapknya.
Sementara itu, dihadapan polisi, pelaku mengaku tidak sadar saat menjalankan aksinya. Bahkan, ia mengaku apa yang ia lakukan diluar kesadarannya.
“Saya memang mau beli emas. Tapi tidak mungkin saya mau mencuri. Tadi ini saya tidak sadar sampai bawa lari itu emas,” kilah Andika dihadapan polisi.
(ysw)