KPU Kabupaten Tangerang akui partisipasi warga rendah
Kamis, 27 Desember 2012 - 10:20 WIB
KPU Kabupaten Tangerang akui partisipasi warga rendah
A
A
A
Sindonews.com - Ketua KPU Kabupaten TangerangJamaludin mengakui, jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada Bupati periode 2013-2018 memang rendah.
“Ya memang tidak sesuai target kami. Target kami 70 persen dari DPT, sedangkan yang ada 57.57 persen,” kata Jamaludin, Kamis (27/12/2012).
Kendati demikian, Jamaludin enggan memberikan komentar terkait rencana pemanggilan dari DPRD dan akan dilakukan upaya Pemilukada ulang.
“Soal itu saya tidak mau komentar,” jelasnya.
Terkaitlokasi pengambilan nomor urut, Jamaludin berkilah, sebenarnya tempat yang dibooking bukancaffé, tetapi karena seluruh tempat sudah penuh, pihaknya terpaksa menggunakan café tersebut.
“Ya bagaimana, tempat lain sudah terpakai semua. Semuanya penuh,” tutup Jamaludin.
Diketahui sebelumnya, KPU Kabupaten Tangerang pada 30 Oktober 2012 lalu, telah melaksanakan acara pengambilan nomor urut di sebuah area caffé Hotel Imperial Aryaduta, Karawaci, Kabupaten Tangerang.
Pantauan di lokasi, memang tempat acara sangat sempit, sehingga para undangan dari Muspida, DPRD, kandidat dan tim sukses tidak tertampung.
Nyaris semua tamu undangan tidak duduk karena jumlah kursi dan ruangan yang tidak sesuai dengan undangan.
Sedangkan soal sengketa Pilkada yang tengah dilayangkan PDI Perjuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK), dari pasangan calon Achmad Suwandhi-Muhlis dengan tergugat KPU, Amran mengaku itu ranahMK.
“Ya memang tidak sesuai target kami. Target kami 70 persen dari DPT, sedangkan yang ada 57.57 persen,” kata Jamaludin, Kamis (27/12/2012).
Kendati demikian, Jamaludin enggan memberikan komentar terkait rencana pemanggilan dari DPRD dan akan dilakukan upaya Pemilukada ulang.
“Soal itu saya tidak mau komentar,” jelasnya.
Terkaitlokasi pengambilan nomor urut, Jamaludin berkilah, sebenarnya tempat yang dibooking bukancaffé, tetapi karena seluruh tempat sudah penuh, pihaknya terpaksa menggunakan café tersebut.
“Ya bagaimana, tempat lain sudah terpakai semua. Semuanya penuh,” tutup Jamaludin.
Diketahui sebelumnya, KPU Kabupaten Tangerang pada 30 Oktober 2012 lalu, telah melaksanakan acara pengambilan nomor urut di sebuah area caffé Hotel Imperial Aryaduta, Karawaci, Kabupaten Tangerang.
Pantauan di lokasi, memang tempat acara sangat sempit, sehingga para undangan dari Muspida, DPRD, kandidat dan tim sukses tidak tertampung.
Nyaris semua tamu undangan tidak duduk karena jumlah kursi dan ruangan yang tidak sesuai dengan undangan.
Sedangkan soal sengketa Pilkada yang tengah dilayangkan PDI Perjuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK), dari pasangan calon Achmad Suwandhi-Muhlis dengan tergugat KPU, Amran mengaku itu ranahMK.
(stb)