Bus rombongan Pemkot Bekasi gilas kepala bikers
Rabu, 26 Desember 2012 - 16:03 WIB
Bus rombongan Pemkot Bekasi gilas kepala bikers
A
A
A
Sindonews.com - Nasib nahas dialami seorang pengendara sepeda motor Eddy alias Jono. Dia tewas terlindas Bus Pahala Kencana dengan nopol B 7753 IZ, di Jalan Dr Djundjunan, pagi tadi.
Kepala pria yang memiliki identitas ganda ini, Eddy (KTP Bandung) dan Jono (KTP Sumatera), pecah karena tergilas bus. Diketahui pecahnya kepala korban juga disertai dengan pecahnya pula helm korban yang terbelah.
"Dia (korban) berusaha menghindari jalan berlubang namun jatuh dan tersambar bus. Kita sedang mengangkut rombongan Pemerintah Kota Bekasi yang mau kunjungan kerja ke Universitas Pasundan," jelas kernet bus Hadi Darmawan (32), di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Rabu (26/12/2012).
Menurut Hadi, bus sendiri melintas di lajur kiri jalan. Dirinya juga mengaku tidak begitu memperhatikan kejadian tersebut, sebab dirinya tengah konsentrasi memerhatikan jalan. Dia baru tahu ada pengendara motor yang tergilas busnya karena ada yang memukul bus dan meminta berhenti.
"Saat bus ada yang mukul, kita berhenti," terangnya.
Menurut Hadi, tidak ada lecet atau penyok di bagian tubuh bus. Kondisi motor Mio Soul Hijau D 3171 GC milik korban juga tidak rusak parah meski kondisi pengendaranya mengenaskan.
Saat ini jenazah korban yang mengenakan kaos hitam, dan celana jin dievakuasi oleh Petugas Kepolisian ke RSHS. Sedangkan sopir dan kernet bus masih dimintai keterangan oleh kepolosian dari Polsek Sukajadi.
Kepala pria yang memiliki identitas ganda ini, Eddy (KTP Bandung) dan Jono (KTP Sumatera), pecah karena tergilas bus. Diketahui pecahnya kepala korban juga disertai dengan pecahnya pula helm korban yang terbelah.
"Dia (korban) berusaha menghindari jalan berlubang namun jatuh dan tersambar bus. Kita sedang mengangkut rombongan Pemerintah Kota Bekasi yang mau kunjungan kerja ke Universitas Pasundan," jelas kernet bus Hadi Darmawan (32), di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Rabu (26/12/2012).
Menurut Hadi, bus sendiri melintas di lajur kiri jalan. Dirinya juga mengaku tidak begitu memperhatikan kejadian tersebut, sebab dirinya tengah konsentrasi memerhatikan jalan. Dia baru tahu ada pengendara motor yang tergilas busnya karena ada yang memukul bus dan meminta berhenti.
"Saat bus ada yang mukul, kita berhenti," terangnya.
Menurut Hadi, tidak ada lecet atau penyok di bagian tubuh bus. Kondisi motor Mio Soul Hijau D 3171 GC milik korban juga tidak rusak parah meski kondisi pengendaranya mengenaskan.
Saat ini jenazah korban yang mengenakan kaos hitam, dan celana jin dievakuasi oleh Petugas Kepolisian ke RSHS. Sedangkan sopir dan kernet bus masih dimintai keterangan oleh kepolosian dari Polsek Sukajadi.
(rsa)