Jazz terbakar, satu keluarga nyaris jadi korban
Rabu, 26 Desember 2012 - 09:57 WIB
Jazz terbakar, satu keluarga nyaris jadi korban
A
A
A
Sindonews.com - Diduga korsleting listrik, satu unit mobil Honda Jazz hangus terbakar di Jalan M Thoha, Kampung Mangga, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel pada semalam.
Bersama Istrinya dan ketiga orang anaknya Ibnu Ansor (35) warga Jalan Asia Afrika Gang Beo RT04/13 Kelurahan Ciputat Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel itu nyaris menjadi korban.
Peristiwa itu bermula ketika, Ibnu mengendarai Honda Jazz bernopol B 1536 VX warna abu-abu, berniat kembali ke rumahnya setelah berkunjung dari rumah saudaranya di Depok Jawa Barat.
Ia mengaku tidak tahu asal api. Namun, korban baru sadar ketika tiba-tiba ada orang pengendara lain memberitahukan bahwa ada api di bagian depan bawah mobil saya.
"Orang kasi tahu ke saya, ketika dilihat api mulai menjalar di bagian depan. Spontan saya meminta Istri dan anak-anak saya keluar," ucapnya, Selasa (26/12/2012).
Ibnu menambahkan, saat itu lalu lintas kendaraan sedang sepi, saya mencoba meminjam alat pemadam di sekitar lokasi namun tidak ada, saat saya kembali api sudah membesar.
"Saya panik dan tidak bisa berbuat banyak. Untung istri dan ketiga anak saya bisa selamat,” ungkapnya.
Petugas kepolisian yang tiba dilokasi tidak dapat berbuat banyak, saat kobaran api menghanguskan seluruh badan mobil. Hingga api padam tidak ada petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
Bersama Istrinya dan ketiga orang anaknya Ibnu Ansor (35) warga Jalan Asia Afrika Gang Beo RT04/13 Kelurahan Ciputat Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel itu nyaris menjadi korban.
Peristiwa itu bermula ketika, Ibnu mengendarai Honda Jazz bernopol B 1536 VX warna abu-abu, berniat kembali ke rumahnya setelah berkunjung dari rumah saudaranya di Depok Jawa Barat.
Ia mengaku tidak tahu asal api. Namun, korban baru sadar ketika tiba-tiba ada orang pengendara lain memberitahukan bahwa ada api di bagian depan bawah mobil saya.
"Orang kasi tahu ke saya, ketika dilihat api mulai menjalar di bagian depan. Spontan saya meminta Istri dan anak-anak saya keluar," ucapnya, Selasa (26/12/2012).
Ibnu menambahkan, saat itu lalu lintas kendaraan sedang sepi, saya mencoba meminjam alat pemadam di sekitar lokasi namun tidak ada, saat saya kembali api sudah membesar.
"Saya panik dan tidak bisa berbuat banyak. Untung istri dan ketiga anak saya bisa selamat,” ungkapnya.
Petugas kepolisian yang tiba dilokasi tidak dapat berbuat banyak, saat kobaran api menghanguskan seluruh badan mobil. Hingga api padam tidak ada petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
(stb)