KNKT desak AP II tingkatkan pengawasan
Selasa, 25 Desember 2012 - 13:56 WIB
KNKT desak AP II tingkatkan pengawasan
A
A
A
Sindonews.com – Berdasarkan hasil investigasi Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terkait peristiwa matinya radar di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu, KNKT mendesak kepada PT Angkasa Pura II, agarmeningkatkan tindakan pengawasan terhadap sistem kelistrikan di Bandara Soekarno-Hatta.
Menurut Deputy Senior General ManagerBandara Soekarno-Hatta Prijono Wodjo,UPS tersebut telah dipakai sejak tahun 1992.
"Perawatan selalu dilakukan secara berkala sesuai SOP. ÜPS sudah lama digunakan, PT Angkasa Pura II, perawatan pun selalu dilakukan secara berkala,” kata Deputy Senior General ManagerBandara Soekarno-Hatta Prijono Wodjo, Selasa (25/12/2012).
Ia mengklaim, kondisi UPS masih bisa menampung listrik hingga 88 persen.Sehingga, kondisinya masih layak digunakan.
“Pengecekan pasti selalu dilakukan dan sampai saat ini kondisinya masih bagus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan General ManagerATSBandara Soekarno-Hatta Budi Hendro, pemanduan lalu lintas penerbangan, yang menggunakan prosedur non radar itu sudah melalui pelatihan setiap enam bulan sekali.
Sehingga tidak ada masalah dengan prosedursafety.
“Kita melakukan penyelamatan sesuai dengan prosedur. Efeknya hanya penundaan penerbangan demi keselamatan pengguna transportasi udara,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KNKT melansir hasil investigasi terkait peristiwa matinya radar di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, yang terjadi sebenarnya, panel kapasitornya yang terbakar, bukan radar bandara yang rusak yang rusak.
Selain itu, hasil sementara investigasi KNKT juga meminta kepada PT Angkasa Pura II, untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan secara berkala.
Menurut Deputy Senior General ManagerBandara Soekarno-Hatta Prijono Wodjo,UPS tersebut telah dipakai sejak tahun 1992.
"Perawatan selalu dilakukan secara berkala sesuai SOP. ÜPS sudah lama digunakan, PT Angkasa Pura II, perawatan pun selalu dilakukan secara berkala,” kata Deputy Senior General ManagerBandara Soekarno-Hatta Prijono Wodjo, Selasa (25/12/2012).
Ia mengklaim, kondisi UPS masih bisa menampung listrik hingga 88 persen.Sehingga, kondisinya masih layak digunakan.
“Pengecekan pasti selalu dilakukan dan sampai saat ini kondisinya masih bagus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan General ManagerATSBandara Soekarno-Hatta Budi Hendro, pemanduan lalu lintas penerbangan, yang menggunakan prosedur non radar itu sudah melalui pelatihan setiap enam bulan sekali.
Sehingga tidak ada masalah dengan prosedursafety.
“Kita melakukan penyelamatan sesuai dengan prosedur. Efeknya hanya penundaan penerbangan demi keselamatan pengguna transportasi udara,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KNKT melansir hasil investigasi terkait peristiwa matinya radar di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, yang terjadi sebenarnya, panel kapasitornya yang terbakar, bukan radar bandara yang rusak yang rusak.
Selain itu, hasil sementara investigasi KNKT juga meminta kepada PT Angkasa Pura II, untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan secara berkala.
(stb)