Minta Rp1 M, bos keramik diteror via SMS

Senin, 24 Desember 2012 - 16:01 WIB
Minta Rp1 M, bos keramik...
Minta Rp1 M, bos keramik diteror via SMS
A A A
Sindonews.com - Perasaan gelisah dan takut melanda keluarga besar bos toko keramik, Halim Wijaya (40), warga Jalan KH Wahid Hasyim samping Lorong Semeru, Kelurahan 1 Ulu, Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

Pasalnya, sejak Jumat 21 Desember 2012, sekira pukul 16.17 WIB lalu, korban mengaku telah mendapat tiga kali teror SMS singkat dari nomor 085764619769 yang berisi ancaman akan membunuh korban sekeluarga tertama anak wanitanya jika tak segera mentransfer uang sebesar Rp1 miliar ke rekening pelaku teror tersebut.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, hari ini sekira pukul 11.00 WIB, melalui istrinya Linda (28), melaporkan kasus ancaman sms tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

"SMS pertama isinya, ibu Linda dan Pak Halim Wijaya yang terhormat, tolong segera siapkan uang sebesar Rp1 miliar, dalam waktu 3x24 jam. Apabila anda tak bisa bekerjasama, maka kami tidak akan segan-segan untuk melukai atau membunuh keluarga anda di dua toko daerah Kertapati. Jadi jangan sekali-kali melaporkan kasus ini ke yang berwajib, karena jaringan kami sangat luas dan tersebar,” ungkap Linda di hadapan petugas, di Mapolda Sumsel, Senin (24/12/2012).

Menurut Linda bukti SMS tersebut diberikan kepada petugas sebagai bukti laporannya. Dalam SMS berikutnya, dia jga membacakan isi kalimat yang tertera di layar selular milik suaminya.

"Jangan sekali-kali ngetes kami. Target utama kami adalah anak perempuan anda. Min akan kami siram dengan cuka para (air keras), kalau kalian sayang keluarga tolong kerjasamanya. Jangan sampai menyesal seumur hidup (no rekekening menyusul). Siapkan uangnya hari Senin (red),” jelasnya.

Sedangkan SMS terakhir menanyakan, apakah uang yang akan ditransfer kepada para pelaku sudah disiapkan keluarganya.

"Kami sekeluarga takut sekali dan selama ini merasa tak ada masalah apapun sama orang lain, tiba-tiba muncul SMS ini. Kami berharap dengan kasus ini dilaporkan ke polisi, pelakunya dapat segera ditangkap,” tandasnya.

Sementara itu, Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova melalui petugas piket SPKT, Bripka Yana Herdiana membenarkan adanya laporan pengancaman melalui SMS itu terhadap korban.

"Sudah kita terima tadi laporannya. Pelakunya masih kita selidiki, dan kita terima kasus pengancaman dan UU IT. Sekarang korban dengan bukti foto SMS ancaman sudah kita arahkan ke bagian petugas piket Reskrim, guna diperiksa lebih lanjut dan ditindaklanjuti lagi,” tegas Yana.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved