2012, Pendidikan di Bandung jalan di tempat

Senin, 24 Desember 2012 - 14:29 WIB
2012, Pendidikan di...
2012, Pendidikan di Bandung jalan di tempat
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pendidikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di tahun 2012 ini dinilai jalan di tempat. Sebab, selama tahun ini banyak masyarakat yang melihat tak ada perubahan kebijakan yang berarti.

"Pemkot Bandung hanya mengulang-ulang kebijakan dan program tahun-tahun sebelumnya. Mereka hanya mengulangi kelemahan dan pelanggaran yang sebenarnya sering dikritik pada tahun-tahun sebelumnya," kata Koordinator Koalisi Pendidikan Kota Bandung (KPKB) Fridolen Berek, dalam jumpa pers Pendidikan Kota Bandung 2012 Mempertahankan Prestasi Buruk, di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Senin (24/12/2012).

Dia mengungkapkan, selama bertahun-tahun Pemkot Bandung telah mengabaikan amanah dan Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. UU ini mewajibkan pemerintah daerah untuk memenuhi hak peserta didik, memenuhi hak tenaga pendidik dan kependidikan, mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel, serta memfasilitasi peran serta masyarakat.

Pemenuhan kewajiban itu, kata Fridolin, penting karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan kelompok kepentingan di bidang pendidikan.

Dia mengungkapkan, beberapa kebijakan tersebut yakni Pemkot Bandung dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah diskriminasi pelayanan pendidikan kepada peserta didik dari keluarga tidak mampu.

"Keterjangkauan pelayanan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu hanya ditanggapi oleh program yang sifatnya karitatif (bantuan) semata. Pemkot Bandung tidak mampu melakukan perubahan sistem pengelolaan penyelenggaraan pendidikan yang menjadi akar masalah dari keterjangkauan pelayanan pendidikan di Kota Bandung," ungkapnya.

Masalah lainnya, masih adanya pungutan yang membebani masyarakat tidak mampu, masalah honorarium bagi guru honorer, tidak transparannya pengelolaan anggaran pendidikan.

"Melihat kondisi selama 2012 itu, maka tidak dapat disalahkan jika muncul opini Pemkot Bandung tidak memiliki komitmen dan kreativitas, sehingga terjebak pada rutinitpemenuhan kewajiban administrasi dan teknis penyelenggaraan pelayanan pendidikan semata," katanya.

Padahal menurutnya, Kota Bandung mempunyai berbagai kelebihan potensi dan anggaran yang memadai untuk menjadi contoh sebagai kota yang peduli pendidikan.

Di tempat yang sama, pengurus KPKB Ben Satriana menuturkan bagaimana sulitnya mendapatkan transparansi anggaran belanja sekolah ke Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Misalnya pada November 2011 lalu, pihaknya sudah mendapat keputusan dari Komisi Informasi Daerah (KID) Jabar informasi anggaran tersebut bersifat terbuka.

"Namun Disdik cenderung menutupi anggaran. Ini menunjukkan keuangan hanya ada di ranah pendidikan, bukan untuk masyarakat," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved