Jakarta tak mampu bendung banjir
Senin, 24 Desember 2012 - 11:41 WIB
Jakarta tak mampu bendung banjir
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriyatna menyatakan DKI Jakarta dinilai sangat sulit untuk menahan bencana banjir seperti yang saat ini sedang melanda di beberapa wilayah Jakarta.
Menurutnya, Jakarta seharusnya sudah harus memiliki program-program prioritas, diantaranya membenahi sungai, memperbaiki drainase, maupun ruang terbuka hijau (RTH).
"Dengan banyaknya air yang tumpah sekarang, Jakarta tidak ada tempat untuk menampungnya. Yang tumpah segitu, yang kita terima juga segitu. Kita kebanyakan air ini," kata Yayat saat dihubungi sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Lebih lanjut lagi Yayat menjelaskan, untuk menahan banjir dirasa akan sulit bagi Jakarta. Apalagi jika air yang ada, bersumber dari hulu Jakarta.
"Untuk menahan banjir sulit. Karena ada permasalahan di hulu, hulunya semakin rusak. Jadi air yang bersumber dari hulu Jakarta itu sulit untuk diatasi," jelasnya.
Untuk banjir yang berasal dari hujan lokal, menurutnya, saat ini yang paling penting dilakukan yakni mengurangi risiko korban maupun materi di wilayah-wilayah yang rawan banjir.
"Pak Jokowi saya yakin juga pasti tahu apa yang harus beliau lakukan sekarang. Anggaran juga sudah dicanangkan. Bagaimana beliau setahun ke depan untuk bisa membenahi ini," tukas Yayat.
Menurutnya, Jakarta seharusnya sudah harus memiliki program-program prioritas, diantaranya membenahi sungai, memperbaiki drainase, maupun ruang terbuka hijau (RTH).
"Dengan banyaknya air yang tumpah sekarang, Jakarta tidak ada tempat untuk menampungnya. Yang tumpah segitu, yang kita terima juga segitu. Kita kebanyakan air ini," kata Yayat saat dihubungi sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Lebih lanjut lagi Yayat menjelaskan, untuk menahan banjir dirasa akan sulit bagi Jakarta. Apalagi jika air yang ada, bersumber dari hulu Jakarta.
"Untuk menahan banjir sulit. Karena ada permasalahan di hulu, hulunya semakin rusak. Jadi air yang bersumber dari hulu Jakarta itu sulit untuk diatasi," jelasnya.
Untuk banjir yang berasal dari hujan lokal, menurutnya, saat ini yang paling penting dilakukan yakni mengurangi risiko korban maupun materi di wilayah-wilayah yang rawan banjir.
"Pak Jokowi saya yakin juga pasti tahu apa yang harus beliau lakukan sekarang. Anggaran juga sudah dicanangkan. Bagaimana beliau setahun ke depan untuk bisa membenahi ini," tukas Yayat.
(rsa)