Gerakan sejuta koin untuk PAUD
Minggu, 23 Desember 2012 - 16:21 WIB
Gerakan sejuta koin untuk PAUD
A
A
A
Sindonews.com – Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo melaunching Gerakan Sejuta Koin di Balai Desa Srikayangan, Sentolo. Gerakan ini sebagai bentuk gotong royong untuk menyelamatkan kelangsungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah itu.
Hasto mengatakan, bantuan dari Bank Dunia untuk PAUD akan segera berakhir. Karena itu, harus ada upaya konkrit dari seluruh masyarakat untuk mengamankan kelangsungan PAUD, terutama untuk membayar pengasuh dan ongkos pemeliharaan.
“Gerakan sejuta koin merupakan wujud gotong-royong untuk membantu kelangsungan pendidikan di PAUD,” kata Hasto di Balai Desa Srikayangan, Minggu (23/12/2012).
Meski begitu, Hasto memstikan pemerintah daerah tetap akan membantu sesuai kemampuan keuangan daerah. Dia berharap, melalui gerakan sejuta koin, setiap kepala keluarga bisa menyisihkan sedikit uangnya untuk kegiatan sosial.
“Daripada untuk kerokan, bisa ditabung di celengan. Nanti setiap akhir bulan dibuka,” terangnya.
Camat Sentolo, Aspiyah, mengatakan gerakan sejuta koin merupakan kelanjutan aktivitas rutin perangkat desa. Di mana, setiap rapat koordinasi di akhir pekan masing-masing perangkat menyisihkan Rp500 untuk kegiatan sosial.
“Gerakan sejuta koin ini menyasar 1.526 KK se-Desa Srikayangan. Masing-masing mendapatkan celengan untuk menyisihkan uang receh dengan harga perunit Rp8.500. anggaran pembuatannya dari dana CSR Bank Pasar dan beberapa dermawan yang mau mensuport program ini,” kata Aspiyah.
Celengan yang digunakan untuk program ini dibuat warga Sentolo, untuk mendukung gerakan bela-beli Kulonprogo.
“Celengannya buatan seorang yang cacat yakni Wakirin, warga Taruban, Tuksono, yang kesempatan itu menyerahkan hasil karya berupa celengan bambu yang terpasang gembok tersebut kepada Bupati,” pungkasnya.
Hasto mengatakan, bantuan dari Bank Dunia untuk PAUD akan segera berakhir. Karena itu, harus ada upaya konkrit dari seluruh masyarakat untuk mengamankan kelangsungan PAUD, terutama untuk membayar pengasuh dan ongkos pemeliharaan.
“Gerakan sejuta koin merupakan wujud gotong-royong untuk membantu kelangsungan pendidikan di PAUD,” kata Hasto di Balai Desa Srikayangan, Minggu (23/12/2012).
Meski begitu, Hasto memstikan pemerintah daerah tetap akan membantu sesuai kemampuan keuangan daerah. Dia berharap, melalui gerakan sejuta koin, setiap kepala keluarga bisa menyisihkan sedikit uangnya untuk kegiatan sosial.
“Daripada untuk kerokan, bisa ditabung di celengan. Nanti setiap akhir bulan dibuka,” terangnya.
Camat Sentolo, Aspiyah, mengatakan gerakan sejuta koin merupakan kelanjutan aktivitas rutin perangkat desa. Di mana, setiap rapat koordinasi di akhir pekan masing-masing perangkat menyisihkan Rp500 untuk kegiatan sosial.
“Gerakan sejuta koin ini menyasar 1.526 KK se-Desa Srikayangan. Masing-masing mendapatkan celengan untuk menyisihkan uang receh dengan harga perunit Rp8.500. anggaran pembuatannya dari dana CSR Bank Pasar dan beberapa dermawan yang mau mensuport program ini,” kata Aspiyah.
Celengan yang digunakan untuk program ini dibuat warga Sentolo, untuk mendukung gerakan bela-beli Kulonprogo.
“Celengannya buatan seorang yang cacat yakni Wakirin, warga Taruban, Tuksono, yang kesempatan itu menyerahkan hasil karya berupa celengan bambu yang terpasang gembok tersebut kepada Bupati,” pungkasnya.
(ysw)