Sumba catat rekor kain tenun sepanjang 104 meter

Minggu, 23 Desember 2012 - 11:14 WIB
Sumba catat rekor kain...
Sumba catat rekor kain tenun sepanjang 104 meter
A A A
Sindonews.com - Sekelompok pengrajin kain tenun di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tengara Timur (NTT) membuat kain tenun sepanjang 104 meter. Kain tenun yang dicatat Musium Rekor Indonesia (Muri) itu dibuat dengan tangan selama dua tahun.

Sebagai upaya untuk melestarikan dan mengenalkan kain tenun Sumba Timur semakin luas, sekelompok pengrajin di Kabupaten Sumba Timur, NTT yang difasilitasi oleh Pemerintah Setempat meluncurkan kain tenun ikat sumba sepanjang 104 meter dan lebar 60 sentimeter di alun alun Rumah jabatan Bupati Sumba Timur.

Kain tenun yang berisikan puluhan motif khas Sumba Timur itu, sebelumnya digelar kelompok pengrajin dan diarak di jalanan kota oleh ratusan siswa dan siswi SMA dan SMK di Kota Waingapu yang menggenakan busana khas adat etempat.

Oleh pengrajin, kain ini kemudian diserahkan secara adat pada pemerintah Kabupaten untuk di simpan dan dirawat sebagai kekayaan daerah yang ditandai dengan penyajian tarian penyambutan pahlawan (Ninggu Harama) dan penyembelihan kerbau merah.

Kain tenun yang kaya akan motif khas dan memiliki panjang yang tak lazim dan dikerjakan dengan cara tradisonal selama hampir dua tahun itu, melecut Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan gelar rekor dunia untuk kain tenun motif kaliuda yang diberi nama Dendi Nduangu yang bermakna kekeluargaan dan gotong royong itu.

”Kain ini kami kerjakan selama dua tahun dan baru selesai bulan lalu. Total pengrajin yang mengerjakan kain ini sebanyak 60 orang," jelas Sekertaris Kelompok Pengrajin Tenun Desa Kali Uda, Martha Rambu Hara, Minggu (23/12/2012).

Dalam pembuatan kain ternun terpanjang itu, diakui Martha, yang paling terasa berat adalah proses pewarnaan. Karena ada dua warna dasar yakni biru memakai daun pohon nila dan merah dengan akar pohon kombu atau mengkudu.

Paulus Pangka, senior manager MURI menjelaskan, kain tenun sumba motif Kali Uda ini merupakan rekor baru. Berdasarkan usulan awal dari pemkab Sumba Timur, panjangnya 100 meter, namun saat kami melakukan pengukuran tadi, disaksikan masyarakat ternyata panjangnya mencapai 104 meter.

Sebelumnya Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilyora, menjelaskan peresmian kain tenun ikat terpanjang ini merupakan rangkaian acara untuk memeriahkan hari ibu dan hari lahir Kabuten Sumba Timur yang ke -54. Kain tenun itu dipersembahkan untuk masyarakat dunia khususnya kaum ibu Sumba Timur yang lewat tangan dan hati mereka melahirkan karya bernilai budaya tinggi.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved