Hujan, banjir 'serang' Bandung
Sabtu, 22 Desember 2012 - 22:51 WIB
Hujan, banjir 'serang' Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Hujan deras yang terjadi sejak siang tadi membuat sejumlah tempat di Kota Bandung terendam banjir. Ketinggian rata-rata di atas satu meter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi di Kelurahan Cibangkong, Kelurahan Binong Jati, Kecamatan Batununggal. Kecamatan Lengkong meliputi Jalan Malabar, Jalan Jati, Jalan Terusan Hasan Saputra, Kelurahan Paledang, Kelurahan Turangga.
Mulyana (48), warga RT 1 RW 11 Kelurahan Cibangkong menyebutkan, puluhan rumah yang terendam banjir adalah RT 10 dan RT 2 RW 11. Dua RT ini dihuni sekira 200 kepala keluarga.
"Rumah saya juga hampir terendam," ujarnya, Sabtu (22/12/2012).
Menurutnya, diduga banjir terjadi karena jebolnya tanggul anak Sungai Cikapundung, sungai terbesar di Kota Bandung yang merupakan anak Sungai Citarum.
Sementara di Kelurahan Binong Jati, Kecamatan Batununggal, banjir tepatnya terjadi di RT6 RW6. Sekira 20 rumah terendam banjir dengan ketinggian air satu setengah meter.
Camat Lengkong Lusi Susilayani menuturkan, di daerah Malabar, banjir juga karena luapan air dari anak sungai Cikapundung.
"Ketinggian air 1 meter, ini dari sungai Cikapundung Kolot," sebut Camat Lengkong Lusi Susilayani.
Dia menuturkan, di Kampung Malabar juga ada dua rumah warga yang jebol, dan di Kelurahan Turangga RW 2 ada 1 rumah yang jebol.
Pantauan di lapangan pukul 18.00 WIB, sejumlah jalan raya di Kota Bandung juga terjadi banjir cileuncang (air hujan yang tumpah ke jalan). Akibatnya, terjadi kemacetan lalulintas.
Banjir cileuncang terjadi di sebagian Jalan A Yani, sebagian Jalan Laswi, dan sebagian Jalan Buah Batu, dan Jalan Soekarno Hatta. Saat ini hujan masih turun, meski volumenya tidak sebesar siang hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi di Kelurahan Cibangkong, Kelurahan Binong Jati, Kecamatan Batununggal. Kecamatan Lengkong meliputi Jalan Malabar, Jalan Jati, Jalan Terusan Hasan Saputra, Kelurahan Paledang, Kelurahan Turangga.
Mulyana (48), warga RT 1 RW 11 Kelurahan Cibangkong menyebutkan, puluhan rumah yang terendam banjir adalah RT 10 dan RT 2 RW 11. Dua RT ini dihuni sekira 200 kepala keluarga.
"Rumah saya juga hampir terendam," ujarnya, Sabtu (22/12/2012).
Menurutnya, diduga banjir terjadi karena jebolnya tanggul anak Sungai Cikapundung, sungai terbesar di Kota Bandung yang merupakan anak Sungai Citarum.
Sementara di Kelurahan Binong Jati, Kecamatan Batununggal, banjir tepatnya terjadi di RT6 RW6. Sekira 20 rumah terendam banjir dengan ketinggian air satu setengah meter.
Camat Lengkong Lusi Susilayani menuturkan, di daerah Malabar, banjir juga karena luapan air dari anak sungai Cikapundung.
"Ketinggian air 1 meter, ini dari sungai Cikapundung Kolot," sebut Camat Lengkong Lusi Susilayani.
Dia menuturkan, di Kampung Malabar juga ada dua rumah warga yang jebol, dan di Kelurahan Turangga RW 2 ada 1 rumah yang jebol.
Pantauan di lapangan pukul 18.00 WIB, sejumlah jalan raya di Kota Bandung juga terjadi banjir cileuncang (air hujan yang tumpah ke jalan). Akibatnya, terjadi kemacetan lalulintas.
Banjir cileuncang terjadi di sebagian Jalan A Yani, sebagian Jalan Laswi, dan sebagian Jalan Buah Batu, dan Jalan Soekarno Hatta. Saat ini hujan masih turun, meski volumenya tidak sebesar siang hari.
(rsa)