Peniadaan premiun melalui proses panjang
Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:43 WIB
Peniadaan premiun melalui proses panjang
A
A
A
Sindonews.com - Wacana penghapusan BBM bersubsidi di Jakarta, dinilai akan sulit dilakukan. Pasalnya, BBMbersubsidi banyak digunakan oleh masyarakat Jakarta.
Terlebih, penghapusan ini dinilai dari kategori umum yang menyangkut layanan publik yang berbasis biaya murah.
"Kalau kategorinya umum, sudah pasti premium ini logikanya sulit untuk dihapuskan. Karena itu menyangkut layanan publik, layanan umum, dan layanan yang berbasis biaya murah," kata anggota Komisi E DPRD DKI, Dwi Rio saat dihubungi sindonews di Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Lebih lanjut lagi, Dwi menjelaskan jika peniadaan BBM bersubsidi dapat dimulai dari lapisan menengah ke atas yang rata-rata memiliki kendaraan pribadi.
"Kategori menengah ke atas, saya fikir bisa dimulai dari lapisan masyarakat yang memiliki jenis kendaraan yang memiliki CC bisa ditakar," katanya.
Wacana peniadaan BBM bersubsidi ini, harus terlebih dulu melalui proses tahapan-tahapan yang ada.
"Yang selebihnya saya rasa itu masih harus melalui proses tahapan," tukas Dwi.
Terlebih, penghapusan ini dinilai dari kategori umum yang menyangkut layanan publik yang berbasis biaya murah.
"Kalau kategorinya umum, sudah pasti premium ini logikanya sulit untuk dihapuskan. Karena itu menyangkut layanan publik, layanan umum, dan layanan yang berbasis biaya murah," kata anggota Komisi E DPRD DKI, Dwi Rio saat dihubungi sindonews di Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Lebih lanjut lagi, Dwi menjelaskan jika peniadaan BBM bersubsidi dapat dimulai dari lapisan menengah ke atas yang rata-rata memiliki kendaraan pribadi.
"Kategori menengah ke atas, saya fikir bisa dimulai dari lapisan masyarakat yang memiliki jenis kendaraan yang memiliki CC bisa ditakar," katanya.
Wacana peniadaan BBM bersubsidi ini, harus terlebih dulu melalui proses tahapan-tahapan yang ada.
"Yang selebihnya saya rasa itu masih harus melalui proses tahapan," tukas Dwi.
(stb)