Brimob yang tewas diberondong tembakan jadi 3 orang

Kamis, 20 Desember 2012 - 17:07 WIB
Brimob yang tewas diberondong...
Brimob yang tewas diberondong tembakan jadi 3 orang
A A A
Sindonews.com - Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Nanan Sukarna mengatakan, tiga anggota Brimob tewas akibat penyerangan sekelompok orang di Desa Kalora, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan kritis.

"Untuk info terakhir saya belum tahu, tapi memang di sana anggota patroli ditembak sekelompok orang dengan senjata, kemudian terakhir saya dengar dua, tapi tadi diberitahu tiga orang meninggal, pertama empat orang luka-luka. Mungkin yang luka satu orang itu meninggal," ujar Nanan kepada wartawan usai mengikuti seminar nasional Relasi Negara dan Agama dalam Sistem Demokrasi: Problematika Negara dalam Menangani Intoleransi Agama di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2012).

Nanan menjelaskan, korban saat itu tengah melakukan patroli di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Jadi gini, mereka (anggota Brimob) sedang tugas di sana, sedang patroli terus ditembaki," jelasnya.

Ketika ditanya apakah anggota Brimob yang diserang adalah mereka yang didatangkan dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Nanan belum dapat memastikan. Dia hanya menjelaskan bahwa mereka masih bertugas di Poso. "Yah kan di sana mereka tetap standby di sana. Saya belum tahu juga," jelasnya.

Atas kejadian ini, Nanan berharap masyarakat bisa membantu polisi dalam menangkap pelaku penembakan tersebut. "Kita butuh dukungan dari masyarakat. Dalam hal ini, mereka tidak hanya menangkap, tapi kami butuh informasi dari mereka mengenai orang-orang yang mencurigakan atau mengetahui DPO agar kami dapat segera menangkap," pungkasnya.

Untuk informasi, bahwa anggota Brimob dari Polda Sulteng ditembaki sekelompak orang bersenjata di Desa Kalora, Kabupaten Poso saat melakukan patroli. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu.
(san)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
40 menit yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
2 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
2 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
14 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
17 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved