2 mahasiswi UNS jadi korban jambret, 1 tewas
Kamis, 20 Desember 2012 - 14:03 WIB
2 mahasiswi UNS jadi korban jambret, 1 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Nahas dialami Maria Novita Della dan Yeyen Rufaidah, mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tengah melintas di Jalan Adisucipto, Solo, Jawa Tengah. Kedua mahasiswi ini menjadi korban jambret, pada Kamis 20 Desember 2012 pagi.
Karena berusaha mempertahankan tasnya yang hendak dijambret, keduanya hilang keseimbangan dan terjatuh dari atas motor. Maria tewas dalam kecelakaan itu, sementara Yeyen yang dibonceng motor mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Maria tewas diduga karena kehabisan darah oleh luka yang diakibatkan saat terjatuh dan dibawa ke rumah sakit Panti Waluyo Solo.
"Mereka dijambret saat pulang mengerjakan tugas belajar bersama di Perumahan Fajar Indah, tidak jauh dari lokasi," ujar Pembantu Dekan Tiga Fakultas Ekonomi UNS Solo di lokasi kejadian.
Isak tangis dari ruang jenazah RS Pantiwaluyo Solo pecah saat keluarga melihat anaknya sudah meninggal. Sementara itu, Mardani, kakak Yeyen mengaku, pihaknya berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini.
Hari ini rencananya Maria akan dibawa pulang ke Madiun, Jawa Timur. Sedangkan Yeyen masih dirawat di lantai tiga kamar bunga Bogenvile di RS Panti Waluyo Solo.
Karena berusaha mempertahankan tasnya yang hendak dijambret, keduanya hilang keseimbangan dan terjatuh dari atas motor. Maria tewas dalam kecelakaan itu, sementara Yeyen yang dibonceng motor mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Maria tewas diduga karena kehabisan darah oleh luka yang diakibatkan saat terjatuh dan dibawa ke rumah sakit Panti Waluyo Solo.
"Mereka dijambret saat pulang mengerjakan tugas belajar bersama di Perumahan Fajar Indah, tidak jauh dari lokasi," ujar Pembantu Dekan Tiga Fakultas Ekonomi UNS Solo di lokasi kejadian.
Isak tangis dari ruang jenazah RS Pantiwaluyo Solo pecah saat keluarga melihat anaknya sudah meninggal. Sementara itu, Mardani, kakak Yeyen mengaku, pihaknya berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini.
Hari ini rencananya Maria akan dibawa pulang ke Madiun, Jawa Timur. Sedangkan Yeyen masih dirawat di lantai tiga kamar bunga Bogenvile di RS Panti Waluyo Solo.
(san)