Rumah Kades disatroni perampok
Rabu, 19 Desember 2012 - 13:03 WIB
Rumah Kades disatroni perampok
A
A
A
Sindonews.com - Aksi kawanan perampok bersenjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Para perampok yang diperkirakan berjumlah 25 orang ini menyatroni rumah Matyari (44) Kepala Desa (Kades) Brambang Kecamatan Gondangwetan.
Sebuah sepeda motor dinas Honda Mega Pro, uang tunai Rp25 juta dan perhiasan emas 24 gram amblas dijarah perampok, Rabu (19/12/2012) dinihari tadi. Beruntung keluarga korban tidak seorangpun terluka oleh aksi perampok yang mengancamnya dengan senjata tajam.
Seperti aksi perampokan di Desa Wangkal Wetan Kecamatan Kejayan, beberapa waktu lalu, gerombolan perampok ini juga menjaga rumah tetangga korban. Mereka mengancam warga yang akan keluar rumah memberikan pertolongan.
Maysaroh (34) istri Kades Brambang, mengungkapkan, saat peristiwa terjadi ia tengah tertidur pulas. Ia baru tersadar setelah ada sekira 10 perampok yang masuk ke dalam rumahnya dengan cara merusak cendela.
Dibawah ancaman senjata tajam, ia terpaksa menunjukkan uang dan perhiasan yang disimpannya. Bahkan perhiasan kalung emas yang dikenakan orangtuanya tak luput dari perampasan perampok.
"Mereka masuk lewat cendela. Mereka mengancam saya dengan clurit. Saya terpaksa memberikannya," kata Maysaroh di rumahnya, Rabu (19/12/2012).
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang Sugeng, menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi dan korban. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa sarung yang digunakan sebagai penutup wajah.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga telah menyebar petugas untuk melacak keberadaan pelaku," kata AKP Bambang Sugeng.
Sebuah sepeda motor dinas Honda Mega Pro, uang tunai Rp25 juta dan perhiasan emas 24 gram amblas dijarah perampok, Rabu (19/12/2012) dinihari tadi. Beruntung keluarga korban tidak seorangpun terluka oleh aksi perampok yang mengancamnya dengan senjata tajam.
Seperti aksi perampokan di Desa Wangkal Wetan Kecamatan Kejayan, beberapa waktu lalu, gerombolan perampok ini juga menjaga rumah tetangga korban. Mereka mengancam warga yang akan keluar rumah memberikan pertolongan.
Maysaroh (34) istri Kades Brambang, mengungkapkan, saat peristiwa terjadi ia tengah tertidur pulas. Ia baru tersadar setelah ada sekira 10 perampok yang masuk ke dalam rumahnya dengan cara merusak cendela.
Dibawah ancaman senjata tajam, ia terpaksa menunjukkan uang dan perhiasan yang disimpannya. Bahkan perhiasan kalung emas yang dikenakan orangtuanya tak luput dari perampasan perampok.
"Mereka masuk lewat cendela. Mereka mengancam saya dengan clurit. Saya terpaksa memberikannya," kata Maysaroh di rumahnya, Rabu (19/12/2012).
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang Sugeng, menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi dan korban. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa sarung yang digunakan sebagai penutup wajah.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga telah menyebar petugas untuk melacak keberadaan pelaku," kata AKP Bambang Sugeng.
(ysw)