Modus baru pencurian, 30 jaringan pemulung dibekuk
Selasa, 18 Desember 2012 - 18:11 WIB
Modus baru pencurian, 30 jaringan pemulung dibekuk
A
A
A
Sindonews.com - Waspada bagi anda yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Bisa jadi aksi kejahatan dilakukan oleh pemulung, yang biasa mengais di lingkungan warga.
Kejadian tersebut menimpa rumah milik warga Perumahan Bumi Sawangan Indah II RT 002/010 Blok C3 No 51, Pengasinan, Sawangan, Depok. Jumbadi memiliki dua rumah, dimana rumah yang satu dalam keadaan kosong.
Jumbadi mengaku curiga saat melihat ada pemulung keluar dari rumahnya tersebut.
Kecurigaan korban dibuktikan, dengan hilangnya pompa air besar dan pompa air kecil.
Sadar barang berharga miliknya dibawa kabur, korban segera melakukan pengejaran. Bersama warga Jumbadi mengejar pemulung yang dijemput sebuah mobil bak hitam di ujung jalan.
Setibanya di Jalan Cendrawasih, korban bersama warga langsung mencegat mobil tersebut.
"Saya bilang, coba lihat di dalam karung kalian, pasti ada barang-barang saya. Ternyata pompa air milik saya jatuh dari karung. Lagi apes mereka," tuturnya di lokasi, Selasa (18/12/12).
Jumbadi mengungkapkan, di atas mobil bak tersebut terdapat lebih dari sepuluh pemulung. Karena kesal, warga marah dan langsung menggiring mereka ke Polsek Sawangan.
"Saya menduga kawanan pelaku itu menyamar jadi pemulung. Dengan menggunakan karung, kawanan pelaku ini membawa hasil curiannya. Mereka mengaku asal dari Semplak, Bantar Kambing, Bogor," jelasnya.
Kapolsek Sawangan AKP Wasimin membenarkan peristiwa tersebut, pelaku merupakan kelompok jaringan pencuri spesialis rumah kosong dengan modus penyamaran sebagai pemulung.
Pelaku menggunakan kendaraan mobil setiap kali beraksi dan dijual kepada penadah.
"Aksi pencurian ini modus baru. Jaringan mereka, berpura-pura jadi pemulung untuk melancarkan aksinya. Kasus ini masih kami kembangkan," tuturnya.
Sedikitnya 30 pemulung yang tergabung dalam jaringan tersebut sudah diamankan petugas, berikut barang bukti hasil curiannya dan satu unit kendaraan mobil bak hitam. Salah satu pelaku berinisial AS (24).
Kejadian tersebut menimpa rumah milik warga Perumahan Bumi Sawangan Indah II RT 002/010 Blok C3 No 51, Pengasinan, Sawangan, Depok. Jumbadi memiliki dua rumah, dimana rumah yang satu dalam keadaan kosong.
Jumbadi mengaku curiga saat melihat ada pemulung keluar dari rumahnya tersebut.
Kecurigaan korban dibuktikan, dengan hilangnya pompa air besar dan pompa air kecil.
Sadar barang berharga miliknya dibawa kabur, korban segera melakukan pengejaran. Bersama warga Jumbadi mengejar pemulung yang dijemput sebuah mobil bak hitam di ujung jalan.
Setibanya di Jalan Cendrawasih, korban bersama warga langsung mencegat mobil tersebut.
"Saya bilang, coba lihat di dalam karung kalian, pasti ada barang-barang saya. Ternyata pompa air milik saya jatuh dari karung. Lagi apes mereka," tuturnya di lokasi, Selasa (18/12/12).
Jumbadi mengungkapkan, di atas mobil bak tersebut terdapat lebih dari sepuluh pemulung. Karena kesal, warga marah dan langsung menggiring mereka ke Polsek Sawangan.
"Saya menduga kawanan pelaku itu menyamar jadi pemulung. Dengan menggunakan karung, kawanan pelaku ini membawa hasil curiannya. Mereka mengaku asal dari Semplak, Bantar Kambing, Bogor," jelasnya.
Kapolsek Sawangan AKP Wasimin membenarkan peristiwa tersebut, pelaku merupakan kelompok jaringan pencuri spesialis rumah kosong dengan modus penyamaran sebagai pemulung.
Pelaku menggunakan kendaraan mobil setiap kali beraksi dan dijual kepada penadah.
"Aksi pencurian ini modus baru. Jaringan mereka, berpura-pura jadi pemulung untuk melancarkan aksinya. Kasus ini masih kami kembangkan," tuturnya.
Sedikitnya 30 pemulung yang tergabung dalam jaringan tersebut sudah diamankan petugas, berikut barang bukti hasil curiannya dan satu unit kendaraan mobil bak hitam. Salah satu pelaku berinisial AS (24).
(stb)