Demo pemekaran anarkis, Polisi akan tegas
Senin, 17 Desember 2012 - 17:04 WIB
Demo pemekaran anarkis, Polisi akan tegas
A
A
A
Sindonews.com - Tidak mau kecolongan dengan demonstrasi pemekaran wilayah Kabupaten Morowali Utara, aparat keamanan menerjunkan 350 petugas gabungan dari TNI-Polri.
Hingga Senin (17/12/2012) siang daerah Kolonodale, Kecamatan Petasia di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, terus diwarnai aksi demonstrasi.
Meskipun situasicenderung kondusif sejak kemarin, namun aparat keamanan khususnya kepolisian tidak ingin kembali kecolongan.
Kapolres Morowali AKBP Suhirman menyatakan pihaknya tidak akan segan segan mengambil tindakan tegas.
"Kami tidak ingin aksi demonstrasi berakhir ricuh seperti kemarin. Kami akan bertindak tegas terhadap demonstran yang brutal," katanya di Kolondale, Senin (17/12/2012).
Terkait peristiwa pembakaran dan pengrusakan kendaraan dinas milik Pemda Morowali yang terjadi pada Sabtu 15 Desember 2012, Polres Morowali telah memeriksa 12 orang saksi.
Ia menegaskan para pelaku pembakaran akan mendapat sanksi hukum atas perbuatan mereka. Meskipun hal itu disebut dilakukan sebagai tindakan spontan atas kekecewaan karena Morowali Utara belum ditetapkan sebagai Kabupaten atau daerah Otonomi Baru oleh DPR RI.
Dari Pantauan di lapangan Morokoa Kolonodale, seluruh bangkai kendaraan dinas dan sebuah sepeda motor yang dibakar massa telah disingkirkan ke tepi lapangan.
Hingga Senin (17/12/2012) siang daerah Kolonodale, Kecamatan Petasia di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, terus diwarnai aksi demonstrasi.
Meskipun situasicenderung kondusif sejak kemarin, namun aparat keamanan khususnya kepolisian tidak ingin kembali kecolongan.
Kapolres Morowali AKBP Suhirman menyatakan pihaknya tidak akan segan segan mengambil tindakan tegas.
"Kami tidak ingin aksi demonstrasi berakhir ricuh seperti kemarin. Kami akan bertindak tegas terhadap demonstran yang brutal," katanya di Kolondale, Senin (17/12/2012).
Terkait peristiwa pembakaran dan pengrusakan kendaraan dinas milik Pemda Morowali yang terjadi pada Sabtu 15 Desember 2012, Polres Morowali telah memeriksa 12 orang saksi.
Ia menegaskan para pelaku pembakaran akan mendapat sanksi hukum atas perbuatan mereka. Meskipun hal itu disebut dilakukan sebagai tindakan spontan atas kekecewaan karena Morowali Utara belum ditetapkan sebagai Kabupaten atau daerah Otonomi Baru oleh DPR RI.
Dari Pantauan di lapangan Morokoa Kolonodale, seluruh bangkai kendaraan dinas dan sebuah sepeda motor yang dibakar massa telah disingkirkan ke tepi lapangan.
(ysw)