Stok gas 3 Kg di Kulonprogo aman
Sabtu, 15 Desember 2012 - 23:21 WIB
Stok gas 3 Kg di Kulonprogo aman
A
A
A
Sindonews.com - Stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) di Kulonprogo, Yogyakarta, untuk menghadapi Natal 2012 dan Tahun Baru 2013, aman. Kepastian di dapat setelah ada tambahan stok dari semula 161.000 pada November 2012, menjadi 164.280 pada Desember ini.
Kepala Bidang (Kabid) Geologi dan Energi, Dinas Perindag ESDM Kulonprogo Taufiq Prihadi mengatakan, yang dikhawatirkan di Kulonprogo sebenarnya bukan ketersediaan elpiji, melainkan harga jual di atas harga eceran tertinggi (HET).
"Kalau stok elpiji jelas aman karena ada penambahan. Tapi ada kalanya di beberapa tempat elpiji dijual di atas HET pada momen tertentu, seperti natal dan tahun baru," kata Taufiq, di Kulonprogo, Yogyakarta, Sabtu (15/12/2012).
Menurut Taufiq, penjualan elpiji 3 Kg di atas HET kemungkinan terjadi di empat kecamatan, yakni Girimulyo, Kalibawang, Kokap, dan Samigaluh.
"HET-nya Rp12.750 tapi di lapangan bisa Rp15 ribu bahkan lebih. Apalagi di empat kecamatan itu, hanya ada sedikit pangkalan elpiji," ucapnya.
Dia menambahkan, di Kulonprogo baru terdapat tiga agen yang akan mengelola LPG 3 Kg. Antara lain PT Putra Pertam Jaya (Kalikepek Giripeni), PT Achmad Zein Kadir (Degolan Bumirejo ), PT Kerja Patra Mandiri (Siwalan Sentolo). Tiga agen ini mempunyai 187 pangkalan.
Tahun 2013, Kulonprogo mengajukan penambahan alokasi elpiji per hari sebesar 12 persen. Namun tambahan ini tetap paling kecil dibanding kabupaten/kota lainnya.
Kepala Bidang (Kabid) Geologi dan Energi, Dinas Perindag ESDM Kulonprogo Taufiq Prihadi mengatakan, yang dikhawatirkan di Kulonprogo sebenarnya bukan ketersediaan elpiji, melainkan harga jual di atas harga eceran tertinggi (HET).
"Kalau stok elpiji jelas aman karena ada penambahan. Tapi ada kalanya di beberapa tempat elpiji dijual di atas HET pada momen tertentu, seperti natal dan tahun baru," kata Taufiq, di Kulonprogo, Yogyakarta, Sabtu (15/12/2012).
Menurut Taufiq, penjualan elpiji 3 Kg di atas HET kemungkinan terjadi di empat kecamatan, yakni Girimulyo, Kalibawang, Kokap, dan Samigaluh.
"HET-nya Rp12.750 tapi di lapangan bisa Rp15 ribu bahkan lebih. Apalagi di empat kecamatan itu, hanya ada sedikit pangkalan elpiji," ucapnya.
Dia menambahkan, di Kulonprogo baru terdapat tiga agen yang akan mengelola LPG 3 Kg. Antara lain PT Putra Pertam Jaya (Kalikepek Giripeni), PT Achmad Zein Kadir (Degolan Bumirejo ), PT Kerja Patra Mandiri (Siwalan Sentolo). Tiga agen ini mempunyai 187 pangkalan.
Tahun 2013, Kulonprogo mengajukan penambahan alokasi elpiji per hari sebesar 12 persen. Namun tambahan ini tetap paling kecil dibanding kabupaten/kota lainnya.
(maf)