Tenggelam di sungai, bocah ditemukan tewas
Sabtu, 15 Desember 2012 - 02:04 WIB
Tenggelam di sungai, bocah ditemukan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Agus Sholeh (12) warga RT 5 RW 1, Desa Durungbeduk, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, yang kecebur sungai akhirnya ditemukan meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan setelah Tim SAR menyusuri sungai Durungbeduk hingga berjarak sekitar tujuh kilometer dari lokasi kejadian.
Jenazah Agus Sholeh ditemukan di sungai yang berada di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi oleh Tim SAR gabungan dari Batalyon Marinir Karangpilang Surabaya dan Tagana. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Sidoarjo, Jumat (14/12/2012) sore.
Agus Sholeh tenggelam di Sungai Durungbeduk Kamis 13 Desember 2012 lalu, siang usai bermain bola sama teman-temannya. Agus bersama bocah lainnya yang jumlahnya 10 anak kemudian mandi di sungai menggunakan sampan dari pelepah pisang.
Sebenarnya, Agus Sholeh hanya berenang di tepi sungai meski teman-temannya asa yang berenang ke tengah sungai. Saat temannya berada di tengah, korban terlihat seperti muntah-muntah dan tak lama kemudian tenggelam.
Teman-temannya berusaha menolong dengan menarik tangannya. Namun, karena arus sungai sangat deras, tangan korban terlepas.
"Saat saya pegang tangannya terasa berat saat kita tarik," ujar Achmad Sauki, salah satu teman korban.
Kapolsek Candi Kompol Andi Febriyanto Ali mengatakan saat ditemukan jenazah Agus Sholeh mengambanh di tepi sungai kawasan Tenggulunan. Korban meninggal dunia karena tenggelam dan diduga tidak bisa berenang.
"Untuk keperluan penyelidikan, jenazahnya akan kita otopsi," ujarnya.
Jenazah Agus Sholeh ditemukan di sungai yang berada di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi oleh Tim SAR gabungan dari Batalyon Marinir Karangpilang Surabaya dan Tagana. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Sidoarjo, Jumat (14/12/2012) sore.
Agus Sholeh tenggelam di Sungai Durungbeduk Kamis 13 Desember 2012 lalu, siang usai bermain bola sama teman-temannya. Agus bersama bocah lainnya yang jumlahnya 10 anak kemudian mandi di sungai menggunakan sampan dari pelepah pisang.
Sebenarnya, Agus Sholeh hanya berenang di tepi sungai meski teman-temannya asa yang berenang ke tengah sungai. Saat temannya berada di tengah, korban terlihat seperti muntah-muntah dan tak lama kemudian tenggelam.
Teman-temannya berusaha menolong dengan menarik tangannya. Namun, karena arus sungai sangat deras, tangan korban terlepas.
"Saat saya pegang tangannya terasa berat saat kita tarik," ujar Achmad Sauki, salah satu teman korban.
Kapolsek Candi Kompol Andi Febriyanto Ali mengatakan saat ditemukan jenazah Agus Sholeh mengambanh di tepi sungai kawasan Tenggulunan. Korban meninggal dunia karena tenggelam dan diduga tidak bisa berenang.
"Untuk keperluan penyelidikan, jenazahnya akan kita otopsi," ujarnya.
(ysw)