Pembegal pukul pasutri, balita selamat
Jum'at, 14 Desember 2012 - 18:20 WIB
Pembegal pukul pasutri, balita selamat
A
A
A
Sindonews.com - Nahas dialami sepasang suami istri (pasutri) asal Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Suli (33) dan Sari (28), terkapar setelah dipukul batang kayu dan batu oleh kawanan perampok sepeda motor.
Beruntung seorang putranya Dani (5), berhasil menyelamatkan diri dari kepungan perampok. Sehingga bocah inipun selamat dari kekejaman para perampok.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, tindak kejahatan ini terjadi ketika ibu dan anak ini pulang seusai berkunjung ke rumah saudaranya, di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Saat melintas di jalan yang sepi, mereka di cegat tiga orang perampok yang bersenjata tajam dan balok kayu.
Di bawah ancaman senjata tajam, pelaku dipaksa menyerahkan sepeda motor Mega Pro yang dikendarainya. Korban yang berusaha mempertahankan diri, akhirnya tak berdaya setelah seorang pelaku melayangkan pukulan batang kayu di kepalanya. Akibat pukulan tersebut, pasutri inipun akhirnya terkapar tak sadarkan diri.
Melihatnya orangtuanya tak berdaya, Dani berusaha menyelamatkan diri menjauh dari kerumunan perampok. Bocah malang ini akhirnya ditemukan warga dalam kondisi ketakutan.
"Mereka tiba-tiba muncul dari tempat persembunyian. Suli dan istrinya langsung pingsan setelah dipukul dengan kayu dan batu dikepalanya," kata kerabat korban Sunari, di RS Pasuruan, Jumat (14/12/2012).
Sementara itu, Kapolsek Tongas AKP Hermawan yang dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Untuk mengejar para pelaku, pihaknya juga telah melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya.
Beruntung seorang putranya Dani (5), berhasil menyelamatkan diri dari kepungan perampok. Sehingga bocah inipun selamat dari kekejaman para perampok.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, tindak kejahatan ini terjadi ketika ibu dan anak ini pulang seusai berkunjung ke rumah saudaranya, di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Saat melintas di jalan yang sepi, mereka di cegat tiga orang perampok yang bersenjata tajam dan balok kayu.
Di bawah ancaman senjata tajam, pelaku dipaksa menyerahkan sepeda motor Mega Pro yang dikendarainya. Korban yang berusaha mempertahankan diri, akhirnya tak berdaya setelah seorang pelaku melayangkan pukulan batang kayu di kepalanya. Akibat pukulan tersebut, pasutri inipun akhirnya terkapar tak sadarkan diri.
Melihatnya orangtuanya tak berdaya, Dani berusaha menyelamatkan diri menjauh dari kerumunan perampok. Bocah malang ini akhirnya ditemukan warga dalam kondisi ketakutan.
"Mereka tiba-tiba muncul dari tempat persembunyian. Suli dan istrinya langsung pingsan setelah dipukul dengan kayu dan batu dikepalanya," kata kerabat korban Sunari, di RS Pasuruan, Jumat (14/12/2012).
Sementara itu, Kapolsek Tongas AKP Hermawan yang dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Untuk mengejar para pelaku, pihaknya juga telah melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya.
(rsa)