2 pencuri helm di Depok di hajar massa
Jum'at, 14 Desember 2012 - 15:46 WIB
2 pencuri helm di Depok di hajar massa
A
A
A
Sindonews.com - Dua pemuda dihajar massa di depan Pasar Agung, Depok, sekitar pukul 13.30 WIB, karena kepergok mencuri helm. Andri dan Taufik menjadi bulan-bulanan massa, setelah diketahui mencuri helm merk NHK warna merah, di sebuah rumah makan dekat pasar.
Andri dan Taufik kepergok pemilik helm, dan langsung dikejar namun motor keduanya menyerempet motor lain dan terjatuh. Bahri, saksi mata mengatakan, awalnya warga menolong karena disangka kecelakaan. Namun pemilik helm datang dan memberitahu keduanya adalah maling helm.
Jadilah mereka menjadi sasaran massa. "Sempat diteriakin maling, tapi mereka kabur jadi dikejar. Dan jatuh terus dipukulin," kata Bahri, di Depok, Jumat (14/12/2012).
Beruntung petugas keamanan pasar langsung melerai massa yang naik pitam. Keduanya kemudian dibawa ke pos pasar. Saat ditanya, keduanya mengaku tak berniat mencuri. Mereka beralasan hanya berniat jalan-jalan naik sepeda motor dan kebetulan hanya membawa satu buah helm.
Namun saat diperiksa ternyata tersangka kedapatan membawa empat buah helm. Dua helm mereka pakai dan dua lainnya ditaro dalam tas. "Saya lihat ada helm nganggur, ya udah saya deketin motornya saya ambil helmnya, biar kita enggak ditilang," terang Taufik berkelit.
Pemuda ini pun digelandang ke Polsek Sukmajaya. Hingga kini keduanya masih menjalani pemeriksaan. "Dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencuria dengan pemberatan. Pelakunya lebih dari satu orang," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Syah Johan.
Andri dan Taufik kepergok pemilik helm, dan langsung dikejar namun motor keduanya menyerempet motor lain dan terjatuh. Bahri, saksi mata mengatakan, awalnya warga menolong karena disangka kecelakaan. Namun pemilik helm datang dan memberitahu keduanya adalah maling helm.
Jadilah mereka menjadi sasaran massa. "Sempat diteriakin maling, tapi mereka kabur jadi dikejar. Dan jatuh terus dipukulin," kata Bahri, di Depok, Jumat (14/12/2012).
Beruntung petugas keamanan pasar langsung melerai massa yang naik pitam. Keduanya kemudian dibawa ke pos pasar. Saat ditanya, keduanya mengaku tak berniat mencuri. Mereka beralasan hanya berniat jalan-jalan naik sepeda motor dan kebetulan hanya membawa satu buah helm.
Namun saat diperiksa ternyata tersangka kedapatan membawa empat buah helm. Dua helm mereka pakai dan dua lainnya ditaro dalam tas. "Saya lihat ada helm nganggur, ya udah saya deketin motornya saya ambil helmnya, biar kita enggak ditilang," terang Taufik berkelit.
Pemuda ini pun digelandang ke Polsek Sukmajaya. Hingga kini keduanya masih menjalani pemeriksaan. "Dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencuria dengan pemberatan. Pelakunya lebih dari satu orang," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Syah Johan.
(san)