Perangat desa bertahan sampai RUU Desa disahkan
Jum'at, 14 Desember 2012 - 11:04 WIB
Perangat desa bertahan sampai RUU Desa disahkan
A
A
A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa ribuan perangkat desa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta masih berlangsung. Mereka menuntut DPR segera mengesahkan RUU Desa itu.
Muhdin salah seorang perangkat desa dari Kabupaten Boyolali, Kecamatan Wonosegoro, Desa Jatilawang, mengatakan, DPR harus segera mengesahkan UU Desa yang di dalamnya menetapkan anggaran desa 10 persen dari APBN, dan para Perangkat desa diangkat jadi PNS.
Menurut Muhdin, RUU itu penting, karena selama ini perangkat desa yang merupakan bagian yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil selalu kesulitan di dalam membangun kesejahteraan rakyatnya, padahal desa selalu menjadi tumpuan daerah perkotaan di sekitarnya.
"Ya, kita tuntut DPR segera mengesahkan UU Desa untuk 10 persen, anggaran desa dari APBN. Selain itu perangkat desa harus diangkat jadi PNS," Ujar Muhdin di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
"Perangkat desa ujung tombak kesejahteraan masyarakat kecil jadi itu yang harus diprioritaskan, karene desa jadi tumpuan daerah kota," imbuhnya.
Massa yang berkonsentrasi di depan Gedung DPR maupun sepanjang Jalan Gatot Subroto sekitar Jakarta Convention Center, akan bertahan sampai UU Desa itu resmi disahkan.
Dari lokasi, aksi itu membuat Jalan Arteri Gatot Subroto menuju Slipi di tutup total mulai dari Flyover depan Gedung Jakarta Convention Center (JCC).
Ratusan petugas kepolisian yang diturunkan mengantisipasi jalannya aksi unjuk rasa terlihat sibuk mengatur arus lalu lintas, sebagian di antarnya berjaga-jaga.
Muhdin salah seorang perangkat desa dari Kabupaten Boyolali, Kecamatan Wonosegoro, Desa Jatilawang, mengatakan, DPR harus segera mengesahkan UU Desa yang di dalamnya menetapkan anggaran desa 10 persen dari APBN, dan para Perangkat desa diangkat jadi PNS.
Menurut Muhdin, RUU itu penting, karena selama ini perangkat desa yang merupakan bagian yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil selalu kesulitan di dalam membangun kesejahteraan rakyatnya, padahal desa selalu menjadi tumpuan daerah perkotaan di sekitarnya.
"Ya, kita tuntut DPR segera mengesahkan UU Desa untuk 10 persen, anggaran desa dari APBN. Selain itu perangkat desa harus diangkat jadi PNS," Ujar Muhdin di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
"Perangkat desa ujung tombak kesejahteraan masyarakat kecil jadi itu yang harus diprioritaskan, karene desa jadi tumpuan daerah kota," imbuhnya.
Massa yang berkonsentrasi di depan Gedung DPR maupun sepanjang Jalan Gatot Subroto sekitar Jakarta Convention Center, akan bertahan sampai UU Desa itu resmi disahkan.
Dari lokasi, aksi itu membuat Jalan Arteri Gatot Subroto menuju Slipi di tutup total mulai dari Flyover depan Gedung Jakarta Convention Center (JCC).
Ratusan petugas kepolisian yang diturunkan mengantisipasi jalannya aksi unjuk rasa terlihat sibuk mengatur arus lalu lintas, sebagian di antarnya berjaga-jaga.
(lns)