Api 'jilat' 4 ruko, di Pasar Sayangan
Kamis, 13 Desember 2012 - 11:45 WIB
Api 'jilat' 4 ruko, di Pasar Sayangan
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah kebakaran melahap empat ruko, di Jalan Sayangan, Pasar 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, sekira pukul 08.00 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namum empat ruko terdiri dari satu ruko cat Adi Warna dan gudangnya, satu ruko Logam Jaya, dan ruko warung kopi dan martabak.
Menurut keterangan saksi pemilik ruko warung kopi dan martabak, Yusuf (33), api pertama kali berasal dari gudang lantai dua milik Adi Warna. Kemudian, api menyambar ke bawah gudang yang berisi cat.
"Saya lihat sekali karena ruko yang dijadikan gudang itu persis di kanan ruko saya," ungkap Yusuf di tempat kejadian peristiwa (TKP), Kamis (13/12/2012).
Yusuf menjelaskan, setelah api membesar, api mulai menjalar ke ruko tempat penjualan cat Adi Warna, dan langsung merambat ke ruko yang berada di sebelah kanannya toko Logam Jaya.
"Untung angin membawa api ke arah kanan, jadi ruko saya hanya kena sedikit," pungkasnya.
Sementara itu, Kapoksekta IT I Palembang Kompol Dedy Adrianto mengatakan, saat ini api masih hidup di lantai dua gudang dan toko Adi Warna.
"Petugas pemadam kebakaran sampai pukul 10.00 WIB ini masih berusaha memadamkan api. Karena memang agak sulit dipadamkan, karena yang terbakar banyak bahan cat seperti tiner," ungkap Dedy di TKP.
Ketika disinggung penyebab kebakaran, perwira melati satu ini masih belum bisa menyimpulkan secara pasti.
"Yang jelas kita akan periksa dulu para saksi yang melihat awal kebakaran, termasuk pemilik toko Adi Warna yang diduga api pertama kali berasal dari toko itu. Kita juga masih menunggu pihak Labfor Polda Sumsel, gune menyelidiki penyebab kebakarannya," pungkasnya.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namum empat ruko terdiri dari satu ruko cat Adi Warna dan gudangnya, satu ruko Logam Jaya, dan ruko warung kopi dan martabak.
Menurut keterangan saksi pemilik ruko warung kopi dan martabak, Yusuf (33), api pertama kali berasal dari gudang lantai dua milik Adi Warna. Kemudian, api menyambar ke bawah gudang yang berisi cat.
"Saya lihat sekali karena ruko yang dijadikan gudang itu persis di kanan ruko saya," ungkap Yusuf di tempat kejadian peristiwa (TKP), Kamis (13/12/2012).
Yusuf menjelaskan, setelah api membesar, api mulai menjalar ke ruko tempat penjualan cat Adi Warna, dan langsung merambat ke ruko yang berada di sebelah kanannya toko Logam Jaya.
"Untung angin membawa api ke arah kanan, jadi ruko saya hanya kena sedikit," pungkasnya.
Sementara itu, Kapoksekta IT I Palembang Kompol Dedy Adrianto mengatakan, saat ini api masih hidup di lantai dua gudang dan toko Adi Warna.
"Petugas pemadam kebakaran sampai pukul 10.00 WIB ini masih berusaha memadamkan api. Karena memang agak sulit dipadamkan, karena yang terbakar banyak bahan cat seperti tiner," ungkap Dedy di TKP.
Ketika disinggung penyebab kebakaran, perwira melati satu ini masih belum bisa menyimpulkan secara pasti.
"Yang jelas kita akan periksa dulu para saksi yang melihat awal kebakaran, termasuk pemilik toko Adi Warna yang diduga api pertama kali berasal dari toko itu. Kita juga masih menunggu pihak Labfor Polda Sumsel, gune menyelidiki penyebab kebakarannya," pungkasnya.
(rsa)