Komisi C nilai Suez Environment mau cuci tangan
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:34 WIB
Komisi C nilai Suez Environment mau cuci tangan
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi C DPRD DKI, Ahmad Husin Alaydrus, menilai Suez Environment berusaha cuci tangan, terhadap permasalahan yang menimpa Palyja saat ini dengan menjual saham tersebut.
"Bahkan bukan tidak menutup kemungkinan Manila Water tidak mengetahui kondisi perusahaan yang dikelola oleh Suez Environment dengan PDAM Jaya tidak sehat," ujarnya.
Terpisah, Kepala Komunikasi Korporasi dan Kegiatan Sosial Palyja, Meyritha Maryanie sendiri mengatakan, belum ada penjualan saham kepemilikan di Palyja sampai saat ini.
Meskipun, Meyritha mengakui tanggal 18 Oktober lalu sudah ada penandatangan Share Purchase Aggreement (SPA) antara Suez Enviroment dengan Manila Water.
"Transaksi penjualan saham belum terjadi dan SPA itu sendiri harus mendapatkan persetujuan dari pihak terkait, dalam hal ini PDAM Jaya dan Gubernur DKI Jakarta," tukasnya.
Diketahui sebelumnya, Suez Environment bermaksud hengkang dari pelayanan air bersih di Jakarta. Suez Environment diketahui memegang 51 persen saham Palyja.
Namun, PAM Jaya selaku pemilik layanan air bersih di Jakarta belum menyatakan persetujuan dari penjualan tersebut. Suez Environment menjual sahamnya kepada Manila Water, anak perusahaan Ayala dari Filipina.
Sedangkan 49 persen sisa saham yang ada dimiliki oleh PT Astratel Nusantara. Dimana Jakarta Barat merupakan wilayah operasi air bersih Palyja.
(stb)