Perusahaan di Kulonprogo ogah laporkan lowongan

Rabu, 12 Desember 2012 - 16:12 WIB
Perusahaan di Kulonprogo...
Perusahaan di Kulonprogo ogah laporkan lowongan
A A A
Sindonews.com – Pemkab Kulonprogo gerah dengan banyaknya perusahaan yang tidak melaporkan lowongan kerja ke instansi terkait. Padahal, aturan itu sudah tertuang dalam Keputusan presiden (Keppres) Nomor 4 tahun 1980 tentang wajib lapor lowongan kerja.

Kepala Seksi Penempatan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo, Juaeni, mengatakan perusahaan yang melanggar Keppres tersebut di Kulonprogo terbilang cukup anyak. Sayang Juaeni enggan menyebut detail perusahaan dimaksud.

Dia hanya mengatakan, bahwa berdasarkan keppres setiap perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja, wajib melaporkannya ke instansi tenaga kerja tempat perusahaan itu beroperasi.

“Jadi kalau perusahaannya di Kulonprogo, dan hendak membuka lowongan pekerjaan, wajib melaporkan ke Pemkab setempat dalam hal ini Dinsosnakertrans,” kata dia, Rabu (12/12/2012).

Menurutnya, Dinsosnakertrans sudah memiliki datebase para pencari tenaga kerja, lengkap dengan kualifikasi keahlian serta pendidikannya. Sehingga jika ada perusahaan yang membuka lowongan, dinas tinggal menghubungi para pemegang AK 1 (kartu kuning), yang kemudian bisa mengikuti seleksi di perusahaan itu.

Dia mengatakan, sejauh ini belum ada teguran keras dari dinas untuk perusahaan yang membandel. Dinas baru sebatas menyurati perusahaan agar memenuhi kewajibannya sesuai Keppres.

PT Jogja Magasa Iron yang akan melakukan penambangan pasir besi di pesisi selatan Kulonprogo, termasuk salah satu perusahaan yang menyalahi Keppres. Perusahaan itu tidak pernah melaporkan rekrutmen tenaga kerja kepada dinas terkait.

Juaeni mengaku sudah sudah mendatangi PT JMI, namunmanajemen perusahaan berkilah bahwa mereka belum mengetahui prosedur wajib lapor lowongan kerja.

“Mereka sudah menerima 120 tenaga kerja. Kami sudah melakukan pengecekan ke sana. Tapi mereka mengaku belum paham prosedur ini,” kata dia.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved