Ironi, kejahatan di angkot terulang lagi
Rabu, 12 Desember 2012 - 11:30 WIB
Ironi, kejahatan di angkot terulang lagi
A
A
A
Sindonews.com - Tindak kejahatan di angkutan umum (angkot) kembali terulang. Kali ini korban bernama Sofia Windasari mengaku mengalami ancaman, pemalakan, dan perampasan barang miliknya.
Sofia menceritakan, pada Selasa 11 November 2012, sekira pukul 22.00 WIB, dia menjadi sasaran kejahatan aksi kejahatan tiga preman di dalam angkot 129 jurusan Pasar Minggu-Mekarsari Cimanggis.
Kejadian berawal saat Sofia di dalam angkot seorang diri, duduk di bagian kursi belakang. Lalu saat melintas Jalan Akses UI, Kelapa Dua, ketiga preman itu naik. Mereka mengancam Sofia dengan mengungkapkan bahwa mereka pernah terlibat berbagai kasus kejahatan.
Kemudian pelaku menggeledah tas dan membentak Sofia. Setelah melihat tidak ada barang berharga di dalam tas korban, lalu pelaku meminta membuka cincin imitasi dan kalung perak yang dikenakan Sofia.
Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko mengatakan, tindakan kejahatan di angkot, waspada harus tetap waspada.
"Masyarakat harus lebih waspada, lebih hati - hati jika naik angkutan kota, khususnya bagi penumpang wanita di malam hari," katanya kepada wartawan, di Depok, Rabu (12/12/12).
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Depok berjanji terus menindak tegas sopir angkot nakal. Salah satunya dengan merazia angkot yang menggunakan kaca film gelap dan tak memakai seragam.
Sofia menceritakan, pada Selasa 11 November 2012, sekira pukul 22.00 WIB, dia menjadi sasaran kejahatan aksi kejahatan tiga preman di dalam angkot 129 jurusan Pasar Minggu-Mekarsari Cimanggis.
Kejadian berawal saat Sofia di dalam angkot seorang diri, duduk di bagian kursi belakang. Lalu saat melintas Jalan Akses UI, Kelapa Dua, ketiga preman itu naik. Mereka mengancam Sofia dengan mengungkapkan bahwa mereka pernah terlibat berbagai kasus kejahatan.
Kemudian pelaku menggeledah tas dan membentak Sofia. Setelah melihat tidak ada barang berharga di dalam tas korban, lalu pelaku meminta membuka cincin imitasi dan kalung perak yang dikenakan Sofia.
Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko mengatakan, tindakan kejahatan di angkot, waspada harus tetap waspada.
"Masyarakat harus lebih waspada, lebih hati - hati jika naik angkutan kota, khususnya bagi penumpang wanita di malam hari," katanya kepada wartawan, di Depok, Rabu (12/12/12).
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Depok berjanji terus menindak tegas sopir angkot nakal. Salah satunya dengan merazia angkot yang menggunakan kaca film gelap dan tak memakai seragam.
(maf)